Teh Kotoran Panda, Jadi yang Termahal di Dunia




Selain dikenal karena jumlahnya yang semakin langka, kini panda juga dikenal berkat kotorannya yang bisa digunakan sebagai pupuk organik bagi teh hijau. Tak tanggung-tanggung kotoran panda ini pun dapat menghasilkan teh hijau termahal di dunia.

Hal ini berawal dari seorang pengusaha An Yanshi yang menanam tanaman teh di pengunungan Ya'an, Provinsi Sichuan dengan menggunakan kotoran panda. Kotoran panda itu diperolehnya dari pusat pengembangbiakan panda yang terdapat di sekitar pengunungan tersebut.

"Pupuk dari kotoran panda membuat teh tumbuh dengan subur, karena panda hanya memakan bambu liar. Hal itu membuat hewan ini menyerap kurang dari 30 persen nutrisi dari makanan mereka, sementara 70 persen nutrisi lainnya terbuang begitu saja dalam kotoran mereka," ujar An Yanshi seperti dikutip Emirates247 Selasa, (20/3/2012).

Hasil panen pertama teh hijau yang menggunakan kotoran panda sebagai pupuk itu akan dijual per 50 gramnya sekira CNY2.000 atau sekira Rp2,8 juta (Rp1.448 per CNY). Hal ini membuat teh hijau yang diproduksi oleh perusahaan An Yanshi sebagai teh termahal di dunia.

"Saya hanya ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat dunia untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang berguna dan membudidayakan daur ulang serta membiasakan penggunaan pupuk organik," tambah pria berusia 41 tahun itu.



0 comments:

Post a Comment