Kota Paling Berbahaya di Piala Dunia 2014

Sebagai salah satu venue Piala Dunia, Manaus ternyata menyimpan masalah jelang perhelatan pesta sepakbola akbar di dunia tahun depan. Tingginya angka kemiskinan di kota tersebut membuat Manaus menjadi arena yang dihindari oleh wistawan.

Manaus salah satu venue yang sulit dijangkau suporter. Jarak dari Ibukota Brasil, Rio de Janeiro ke Manaus mencapai 3.500 mil. Perjalanan ke Manaus menempuh waktu 4 jam melalui jalur udara dan 10 hari lewat jalan darat.

Letaknya yang jauh dari pusat kota, membuat Manaus 'neraka' bagi para turis asing. Agen perjalanan di kota setempat menetapkan tarif tinggi bagi para turis. Sebuah paket perjalanan ke Manaus dibanderol 7 ribu pound (Rp 137 juta), lengkap dengan tiket babak penyisihan grup Piala Dunia yang digelar di Arena Amazonia plus akomodasi.

Berdasarkan penelusuran Daily Mirror, sebuah Hotel di kota Manaus menetapkan tarif tinggi bagi para turis. Hotel tersebut mematok harga sewa kamar mencapai 500 pound (9 juta) per-malam. Namun, harga yang ditawarkan tidak sebanding dengan fasilitas.

Kota Paling Berbahaya di Piala Dunia 2014

Kota Paling Berbahaya di Piala Dunia 2014
Kawasan kumuh di Manaus

Kawasan kumuh di sudut-sudut kota juga mudah ditemukan di Manaus. Daerah tersebut mudah ditemui di bantaran kali. Kemiskinan membuat Manaus menjadi daerah yang tertinggal di Brasil.

Seorang ekspatriat Inggris, Alison McGowan mengatakan, tinggal di Manaus menguras kantong. "Tapi Anda harus melakukannya. Fans akan merasa kurang dalam hal fasilitas dan pelayanan Hotel yang buruk. Tarif Hotel sangat mahal."

Menurut data kependudukan setempat, tahun lalu, tercatat 945 kasus pembunuhan terjadi di kota ini. 70 persen di antaranya terkait perdagangan narkoba. Data tersebut membuat Manaus menempati peringkat 11 dalam daftar tempat paling berbahaya di Bumi.

Meski dicap sebagai kota 'neraka' bagi wisatawan, stadion Arena Amazonia yang terletak di Kota Manaus akan menjadi saksi bersejarah duel raksasa Eropa, Inggris melawan Italia di babak penyisihan grup D pada 14 Juni 2013. Stadion Arena Amaziona akan mementaskan empat pertandingan babak penyisihan grup D, A, G, E.

Walikota Manaus, Arthur Virgilio sendiri memberi jaminan, Manaus sebagai tempat aman bagi para pelancong. Dia membantah laporan yang dipublikasikan media Inggris itu. "Saya tahu persis seluk beluk Manaus," katanya.

"Siapa pun yang menulis cerita itu tidak memiliki pengetahuan mengenai kota ini. Sang penulis memberikan pandangan berbeda yang sama sekali tidak seimbang. Saya bisa menunjukkan bagian positif dari kota Manaus ini," tutur Virgilio.

Labels: Buruk, Olahraga

Thanks for reading Kota Paling Berbahaya di Piala Dunia 2014. Please share...!

0 Comment for "Kota Paling Berbahaya di Piala Dunia 2014"

Back To Top