Gua Bawah Air yang Paling Berbahaya di Dunia

Las Calaveras

MEXICO CITY, (PRLM).- Jauh di bawah air di tenggara Meksiko ada tanda yang memperingatkan para penyelam bahwa siapa pun yang berenang masuk gua bawah laut bisa menghadapi kematian.

Namun itu tidak mengganggu fotografer bawah air, Lisa Collins dari Essex, Inggris, yang menceburkan dirinya ke dalam air untuk mengabadikan pemandangannya.

Ini adalah jaringan gua banjir, yang dikenal sebagai Yucatan Cenotes, salah satu tempat menyelam paling mematikan di dunia.

Gua-gua bawah air ini terbentuk ketika bagian-bagian tanah di Semenanjung Yucatan runtuh, menciptakan lubang-lubang ambles yang disebut cenotes.

Pada suatu waktu, gua-gua ini digunakan oleh bangsa Maya untuk pengorbanan manusia. Gua Las Calaveras (yang berarti tengkorak dalam bahasa Spanyol) berisi lebih dari 125 sisa-sisa kerangka manusia.

Sejak 1980-an, kurang dari setengah dari yang diperkirakan, 6.000 gua di semenanjung ini telah dieksplorasi dan dipetakan oleh penyelam.

Banyak dari mereka yang telah menyusuri 2.400 gua meninggal dalam proses. Penyelam yang tewas termasuk dari Kanada yang kehilangan nyawanya di Cenote Kalimba pada Februari 2013 dan suami-istri Brasil dan pemandunya dari Spanyol yang meninggal dalam salah satu gua yang disebut Chac Mool pada April 2012.

Menurut Collins (48) mengunjungi daerah seperti ini seperti berada di 'luar angkasa'. "Tidak ada perasaan berada di dalam air karena tidak ada arus," katanya, seperti dikutip Daily Mail, Senin (17/3/2014).(Aya/A-147)***

Labels: Cakrawala

Thanks for reading Gua Bawah Air yang Paling Berbahaya di Dunia. Please share...!

0 Comment for "Gua Bawah Air yang Paling Berbahaya di Dunia"

Back To Top