Gadis 13 Tahun Paling Tua di Dunia





Zara Hartshorn, gadis berusia 13 tahun menderita kelainan kulit yang jarang terjadi disebut lipodistrofi, yang membuat dia terlihat tua dan menyebabkan kesediah baginya setiap hari.

Sulit membayangkan bagaimana rasanya harus menghadapi orang-orang yang menatap diri kita aneh dan diledek dengan sebutan "wajah longgar", "monyet" ataupun "nenek" setiap hari. Tapi, tidak ada yang tau apa yang harus dilalui Zara, termasuk Ibu kandungnya, Tracy yang berusia 40 tahun. Dia mengatakan kalau kondisi mengerikan anak bungsu perempuannya itu sudah tampak sejak berusia beberapa hari. Semua anaknya yang lain juga memilikinya, tapi gejalanya lebih parah pada Zara.

Tracy berhasil menjaga anaknya hingga ia bersekolah. Di sinilah mimpi buruknya dimulai. Teman-teman sekolahnya mengolok-olok dia dan memukulinya jika ia akan berbicara. Orang dewasa berhenti dan menatap wajah keriputnya seakan-akan dia salah terlahir dengan kondisi yang berbeda.

Lipodistrofi menyebabkan jaringan lemak di bawah kilit rusak sehingga kulit itu tumbuh secara berlebuihan dengan cepat. Tracy juga mengalami kondisi yang sama saat berusia Zara, lalu dia melakukan operasi. Tapi setelah dua tahun, gejala lipodistrofi kembali lagi dan dia masih memiliki bekas luka operasi itu sekarang.

Pengobatan modern telah berkembang sejak saat itu, dan Tracy sangat ingin membantu Zara sebelum terlambat. Sayangnya, ia tidak mampu membayar perawatan kulit dengan gajinya. Tapi kalau ada cara agar bisa membuat putrinya bisa terhindar dari semua siksaan, dia akan melakukan apapun untuk menyembuhkannya.


0 comments:

Post a Comment