Berlian Paling Mahal di Dunia



Di Indonesia hanya beberapa tempat yang mengandung batu permata antara lain di provinsi Banten dengan Kalimayanya, di Lampung dengan batu jenis-jenis anggur yang menawan dan jenis cempaka, di Pulau Kalimantan dengan Kecubungnya (amethys) dan Intan (berlian). Batu permata mempunyai nama dari mulai huruf a sampai huruf z yang diklasifikasikan berdasarkan kekerasannya yang dikenal dengan Skala Mohs dari 1 sampai 10. Permata yang paling diminati di dunia adalah batu permata berkristal selain jenis batu mulia seperti Berlian, Zamrud, Ruby dan Safir, batu-batu akik jenis anggur seperti Biru Langit, bungur atau kecubung yang berasal dari Tanjung Bintang, Lampung dan saat ini banyak di buru oleh para kolektor karena kualitas kristalnya.


Ilustrasi Batu Permata via Pixabay

Gemstone atau batu permata adalah sepotong mineral atau batu mulia yang digunakan untuk membuat perhiasan dan seni dekoratif lainnya. Manusia telah mengumpulkan perhiasan selama berabad-abad. Batu permata yang berharga adalah salah satu materi yang paling dicari di dunia, yang mewakili nilai moneter yang benar. Untuk alasan ini, mereka dihargai dengan nilai hingga miliaran. Berikut ini kami rangkum untuk Anda, 10 batu permata khusus yang telah mencetak rekor untuk kecerahan, ukuran dan nilai, seperti yang dikutip dari versesofuniverse.

1. Ruby Neelanjali
Beberapa batu rubi menunjukkan asterism dua belas titik, “bintang,” pada permukaannya. Ini adalah kejadian langka, sehingga ketika batu-batu ini ditemukan dengan asterism, mereka menjadi jauh lebih berharga. Ruby bintang ganda adalah ruby yang asterism-nya terlihat dari kedua sisinya, yang bahkan lebih langka dan lebih berharga. Ruby bintang ganda terbesar di dunia adalah Ruby Neelanjali, yang beratnya mencapai 1.370 karat (274 gram). Ia diperkenalkan kepada dunia pada akhir 1988, dan segera masuk Guinness Book of World Records sebagai ruby bintang ganda terbesar di dunia. Saat ini, ruby tersebut dimiliki oleh pengacara India G. Vidyaraj. Saat ia mewarisinya, ruby ini ditutupi oleh kotoran dan jelaga, dimana di masa lalu, orang-orang menganggap ruby ini dikutuk. Sehingga tidak ada yang berani menyentuh ruby ini karena takut ikut terkutuk. Batu itu tetap tersembunyi selama berabad-abad sampai Vidyaraj akhirnya membersihkan dan menggosoknya, mengungkapkan keindahan sejati dari ruby ini. Dia mengklaim batu permata ini berasal dari raja-raja dari Kekaisaran Vijayanagar, yg dimana dia adalah keturunan langsung. Warna yang tepat, kelas, atau kejelasan dari ruby Neelanjali tidak diketahui, bahkan tidak ada yang memiliki gambar Neelanjali. Berdasarkan langka nya ruby berbintang ganda, diperkiraan Neelanjali bernilai hingga $ 100 juta.

2. Zamrud Bahia
Saat ini, pecahan terbesar dari zamrud yang pernah ditemukan adalah Zamrud Bahia, yang terdiri dari sejumlah besar silinder kristal zamrud, tertanam dalam batuan induk yang beratnya setara dengan 1,9 juta karat. Baru-baru ini, Zamrud Bahia telah menerima appraisal senilai $ 900 juta yang akan membuatnya menjadi batu permata yang paling berharga di dunia. Namun, kebanyakan orang menempatkan nilainya pada $ 400 juta. Batu ini awalnya ditemukan di tambang Beryl, barat negara bagian Bahia, Brazil, pada tanggal 9 Juli 2001. Setelah diselundupkan ke Amerika Serikat, Zamrud Bahia akhirnya pindah ke New Orleans. Setelah Badai Katrina, Zamrud Bahia terendam di bawah air sedalam 16 kaki selama dua bulan, sebelum bisa diambil. Blok besar zamrud ini kemudian dicuri oleh seorang dealer permata di Las Vegas. Untungnya dia segera tertangkap oleh Departemen Sheriff Los Angeles dalam sebuah operasi besar. Menurut beberapa laporan, Zamrud Bahia terlibat dalam transaksi perbankan $ 197.000.000 dengan Bernard Madoff sebelum ia ditangkap. Setelah serangkaian tindakan hukum yang dirancang untuk mendapatkan zamrud kembali, Hakim John A. Kronstadt mengumumkan bahwa ia akan hearing untuk kasus ini, meskipun belum ada keputusan resmi yang telah dibuat. Perebutan Zamrud Bahia di pengadilan merupakan salah satu perkara hukum terbesar dalam sejarah California, dan telah menjadi perhatian internasional. Saat ini, ada delapan orang yang mengaku sebagai pemilikan zamrud ini. Salah satunya mengatakan bahwa dia telah membayar $ 60.000 untuk sebuah koleksi permata penambang Brasil, sementara yg lain mengatakan ia telah membayar $ 1,3 juta untuk berlian zamrud ini. Jika tidak ada yang terbukti menjadi pemilik dari Zamrud Bahia ini. Namun masih belum jelas apa yang akan terjadi pada permata yang sangat besar ini.

3. Blue Giant of the Orient (Raksasa Biru dari Timur)
Pada tahun 1907, blue safir yang luarbiasa besar ditemukan dekat Adams Peak, Sri Lanka. Ini adalah penemuan besar, karena warna biru adalah salah satu warna yang paling langka dari safir di planet ini. Safir biru ini kemudian dipotong dan dipoles menjadi ‘Raksasa Biru dari Timur’. Pada saat itu, dilaporkan bahwa safir ini memiliki 466 karat, dan menjadi blue safir terbesar di dunia. Raksasa Biru dari Timur adalah cushion-cut safir yang berwarna biru-menengah intens yang memiliki saturasi warna penuh. Permata ini menampilkan fluoresensi oranye-merah yang kuat di ultra-violet. Pada tahun 1907, safir senilai 7.000 ini dijual kepada seorang kolektor anonim amerika dan keberadaan permata itu tidak diketahui sampai tahun 2004, ketika sebuah blue safir besar muncul di lelang Christies Magnificent Jewels yang diselenggarakan pada tanggal 19 Mei, 2004 di Jenewa, Swiss. Permata itu tidak diiklankan sebagai Raksasa Biru dari Timur, tetapi ukuran, potongan, dan warna nya serupa, diperkirakan sebagai permata yang sama. Permata yang ditawarkan di lelang ini adalah 486,52 karat, dan menjadi faceted safir terbesar yang pernah ditawarkan dalam lelang. Hebatnya, Raksasa Biru dari Timur ini tidak terjual, namun akhirnya dibeli oleh seorang pembeli anonim dengan harga rendah yaitu seharga $ 1 dolar. Seluruh Penjualan ini sangat mencurigakan, karena kerahasiaan dan kaitannya dengan Raksasa Biru.

4. Graff Pink Diamond
Beberapa batu mulia paling berharga di dunia adalah berlian berwarna yang telah dinilai (D) dan sempurna tanpa cacat. Salah satu berlian tersebut ditemukan pada 1950-an, ketika Harry Winston membeli berlian pink yang langka dari seorang kolektor yang tidak diketahui. Berlian ini 24,78 karat dalam ukuran, dan digambarkan oleh Winston sebagai “salah satu berlian terbesar yang pernah ditemukan.” Berlian ini juga diklasifikasikan oleh Gemological Institute of America sebagai “fancy intense pink diamond”, yang berarti rating warnanya sangat tinggi . Permata ini juga telah dinilai sebagai Berlian Tipe IIa, menempatkannya 2% di atas berlian dunia. Berlian ini dipotong menjadi bentuk persegi panjang dengan sudut bulat, dan dipasang pada sebuah cincin. Pada tahun 1950, berlian itu dijual oleh Winston ke seorang kolektor pribadi, yang memilikinya sampai 2010. Pada saat itu, berlian disiapkan untuk dijual melalui sebuah lelang Sotheby di Jenewa, Swiss, di mana berlian pink ini terjual seharga US $ 46 juta, sehingga menjadikannya sebagai permata paling mahal yang pernah terjual di lelang. Berlian ini dibeli oleh dealer berlian Laurence Graff, dari Graff Diamonds, yang memberikan namanya saat ini menjadi Graff Pink Diamond.

5. Berlian De Beers
Pada tahun 1888, De Beers Diamond ditemukan di tambang Kimberly di Afrika Selatan. Ini adalah salah satu berlian terbesar yang pernah ditemukan, beratnya mencapai 428 karat. Setelah berlian itu dipotong, dia menjadi batu permata 234,65 karat yang megah. Warna berlian kuning pucat, dan memiliki grade kecerahan cushion cut yang tidak diketahui. Berlian De Beers saat ini menjadi berlian terbesar kedelapan di dunia. Pada tahun 1928, berlian ini menjadi centerpiece dari Kalung Patiala, yang diciptakan oleh House of Cartier untuk Bhupinder Singh dari Patiala. Kalung ini menjadi salah satu perhiasan paling berharga yang pernah dibuat, karena berisi 2930 berlian, termasuk berlian De Beers 234,65 karat. Berat total Kalung Patiala yakni 962,25 karat, namun tahun 1948, kalung ini hilang. Pada tanggal 6 Mei 1982, dilaporkan bahwa berlian De Beers telah disiapkan untuk lelang di Sotheby di Jenewa, dan telah ditawar seharga $ 3.160.000, namun tidak diberikan. Pada tahun 1998, bagian dari Kalung Patiala terletak di sebuah toko perhiasan second hand di London. Namun, semua batu permata besarnya tidak ada, termasuk berlian De Beers. Hingga 2013, berlian De Beers tetap menjadi berlian terbesar di dunia yang hilang.

6. Smithsonian Alexandrite
Smithsonian Alexandrite digali di Sri Lanka. Seperti Alexandrite pada umumnya, permata Smithsonian ini berwarna merah dan hijau, yang berat mencapai 65.08 karat. Saat ini menjadi salah satu permata langka dan paling berharga di dunia. Statusnya sebagai Alexandrite terbesar di dunia, namun masih menjadi perdebatan. Pada tahun 2011, ada yang mengatakan bahwa batu permata Alexandrite bernama Naleem beratnya lebih dari 112 karat, akan tetapi hal ini tidak bisa dikonfirmasi. Juga telah tercatat bahwa pemilik swasta di Jepang memiliki Alexandrite 141,92 karat yang disertifikasi oleh State Gem Corporation. Sangat sedikit informasi yang dapat ditemukan tentang batu permata ini, namun ia terdaftar sebagai Alexandrite potong terbesar di situs Guinness Book of Record. Dengan 141,92 karat, Alexandrite ini akan bernilai lebih dari $ 100 juta. Akan tetapi, sampai salah satu berita ini dapat dikonfirmasi, Smithsonian tetap menjadi juara batu permata Alexandrite yang terverifikasi.

7. Berlian Strawn-Wagner
Crater of Diamonds adalah Taman Nasional AS yang berlokasi di Pike County, Arkansas. Pada tahun 1990, penemuan yang paling mengagumkan terjadi di sana, ketika Shirley Strawn menemukan Strawn-Wagner Diamond. Awalnya, berlian ini 3,09 karat (620 mg), namun setelah dipotong ke ukuran 1,09 karat (220 mg), berlian ini diberikan grade AGS sempurna 0/0/0 oleh Gemological Institute of America, menunjukkan tidak ada kekurangan atau cacat dalam bentuk potongan, warna, dan juga kecerahan. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah bahwa berlian ini mendapatkan nilai AGS yang sempurna. Menurut Direktur Laboratorium AGS Peter Yantzer, ini merupakan salah satu berlian paling langka di dunia yang kemungkinan penemuannya adalah satu dari sejuta. Saat ini dipamerkan di Crater of Diamonds State Park.

8. Berlian Golden Jubilee
Pada tahun 1985, seorang pekerja di tambang Premier Afrika Selatan menemukan berlian cokelat besar dengan ukuran 755,5 karat (151 gram) Ini adalah salah satu berlian terbesar yang pernah ditemukan, namun pada awalnya dianggap sebagai “itik buruk rupa”. Ia bahkan memiliki julukan “Unnamed Brown”. Berlian ini kemudian dipotong selama dua tahun di ruang bawah tanah yang dirancang khusus bebas dari getaran. Ketika selesai, beratnya 545,67 karat (109,13 gram), sehingga menjadikannya sebagai berlian terbesar yang pernah dipotong. Setelah batu ini dipotong, ia berubah menjadi berlian kuning-coklat yang indah. Pada tahun 1994, berlian ini ditampilkan di Thailand dan dibeli oleh sekelompok investor, yang dipimpin oleh Henry Ho dari Thailand. Berlian Golden Jubilee saat ini berada di Istana Kerajaan Thailand, sebagai bagian dari permata mahkota. Berlian ini diperkirakan bernilai USD $ 4.000.000 - 12.000.000.

9. American Golden Topaz
American Golden Topaz saat ini memegang rekor sebagai potongan terbesar dari topaz kuning potong di dunia. Lebih penting lagi, ini adalah salah satu faceted gems terbesar dari jenis apapun. Berukuran 22.892 karat (4,5785 kilogram) dan memiliki 172-facets (pemotongan datar yang diterapkan pada permata, dalam rangka untuk membantu mereka memantulkan cahaya). Permata ini dipotong dari sepotong topaz kuning yang beratnya mencapai 11,8 kg (26 lb). Mineral aslinya ditemukan di Minas Gerais, Brasil, dan dipotong oleh Leon Agee selama dua tahun. Pada tahun 1988, American Golden Topaz disumbangkan ke Smithsonian Institute, dan dipajang di Museum Nasional Sejarah Alam di Washington, DC. Namun, harga permata ini masih belum jelas.

10. Olympic Australis
Pada tahun 1956, opal terbesar dan paling berharga di dunia ditemukan di la&g opal Eight Mile, di kota tambang Coober Pedy di Australia Selatan. Opal ini ditemukan pada kedalaman 9,144 meter (29 kaki,) dan batu ini diberi nama Olympic Australis opal, karena pada saat itu Olimpiade diadakan di Melbourne. Beratnya 17.000 karat (3450 gram) kualitas permata 99%. Pada tahun 2005, Olympic Australis dihargai dengan nilai 2,5 juta dolar australi. Karena kemurnian permatanya, diperkirakan bahwa lebih dari 7.000 karat dapat dipotong dari batu aslinya. Namun karena batu ini begitu unik, maka dibiarkan dalam keadaan organik alami nya. Saat ini, Olympic Australis disimpan di Melbourne, di kantor Altmann & Cherny Ltd.

0 comments:

Post a Comment