Orang Yang Paling Hapal Kamus Inggris-China





Seorang ibu asal China ini patut disebut kamus berjalan sebab dia bisa mengingat semua kata yang ada dalam kamus bahasa Inggris-China. Demikian dikabarkan harian People's Daily.

Li Yanzhi (51), yang berasal dari Xi'an, provinsi Shaanxi, mampu menghafal 220.000 entri di dalam kamus bahasa Inggris-China setebal 2.458 halaman itu

Li yang sudah menjanda selama 20 tahun itu awalnya berusaha menghafal semua kata dalam kamus bahasa Inggris-China itu demi mendapatkan lebih banyak pekerjaan sebagai penerjemah bahasa.

Kemampuan uniknya ini ternyata sangat bermanfaat bagi Li sehingga dia memiliki cukup pekerjaan untuk membiayai hidup putranya yang berusia 26 tahun namun mengidap autisme sehingga tak bisa mengurus dirinya sendiri.

Sehari-hari, Li adalah dosen mata kuliah bahasa Inggris keuangan di fakultas ekonomi dan perbankan di Universitas Xi'an. Untuk mendapatkan tambahan penghasilan, Li mengerjakan sejumlah pesaan terjemahan.

Sejak 2003, Li secara konsisten membaca kamus selama enam jam setiap hari. Dalam 19 hari perempuan itu untuk pertama kali berhasil menghafal seluruh isi kamus tersebut.

Untuk membantunya menghafal, Li tak hanya membaca kamus. Dia juga meminjam 453 majalah berbahasa Inggris dari perpustakaan kampus. "Mimpi terbesar saya adalah ikut dalam "The Brain" untuk menantang diri saya sendiri," kata Li.

"The Brain" adalah sebuah acara yang cukup populer di China yang berisi serangkaian permainan, salah satunya kemampuan menghafal, untuk menguji kemampuan otak peserta.

Tak hanya itu, Li berharap kemampuannya menghafal 220.000 kata di dalam kamus bisa mendorong mahasiswanya semakin giat mempelajari bahasa Inggris dan terus menambah kosa kata mereka.

Menurut harian People's Daily, untuk lulus dalam tes bahasa Inggris Band 6 yang harus dilalui sebagian besar mahasiswa diChina, mereka harus memahami setidaknya 6.000 kata bahasa Inggris dalam bahasa China.

Selain belajar bahasa Inggris, Li ternyata juga tengah mempelajari 10 bahasa asing lainnya termasuk bahasa Perancis, Rusia, Jerman, Jepang dan Polandia.

0 comments:

Post a Comment