4 Universitas Negeri Terbaik di Indonesia



Universitas atau Sekolah Tinggi Negeri masih menjadi tujuan utama dan idaman bagi banyak calon mahasiswa atau orang tuanya. QS Top University membuat peringkat bagi universitas-universitas terbaik di dunia. Metode pemeringkatan ini berdasarkan dari sembilan hal, yakni kualitas penelitian, dosen, pelayanan kepada mahasiswa, jumlah kerjasama dengan pihak asing, fasilitas, inovasi, tanggung jawab sosial, budaya dan seni, fasilitas kepada para difabel, akreditasi dan skor disiplin.

Sepanjang 2014, satu universitas negeri di Indonesia masuk ke dalam 100 besar universitas terbaik di dunia. Ini membuktikan kompetensi universitas di Indonesia tidak kalah jauh dari universitas luar negeri. Berikut adalah empat universitas terbaik di Indonesia versi QS Top University.

1. Universitas Indonesia


Universitas Indonesia atau UI menempati posisi teratas di Indonesia atau berada pada peringkat 71 dunia. Universitas ini adalah universitas yang berada dekat dengan pusat kota Jakarta.

Di laman resminya, UI menyebut tengah aktif mengembangkan kerja sama dengan perguruan tinggi ternama dunia. Selain itu, UI saat ini juga memperkuat kerjasamanya dengan beberapa asosiasi pendidikan dan riset di antaranya, APRU (Association of Pacific Rim Universities) dengan peran sebagai Board of Director, AUN (ASEAN University Network), and ASAIHL (Association of South East Asia Institution of Higher Learning).

UI juga dipilih sebagai yang terbaik karena letaknya yang strategis dan nyaman untuk mahasiswa. Secara geografis, posisi kampus UI berada di dua area, Salemba dan Depok. Mayoritas fakultas berada di Depok dengan luas lahan mencapai 320 hektar yang 75 persen wilayah UI adalah hutan kota.

Banyak yang khawatir masuk ke kampus mahasiswa berjaket kuning ini mahal. Jangan khawatir UI menerapkan pembayaran BOP atau uang persemester dan uang pangkal sesuai dengan kondisi keuangan mahasiswanya. Biaya pendidikan S1 Reguler dibayarkan sesuai dengan kemampuan penanggung biaya. Skema pembayaran tersebut dinamakan BOP-B (Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan). BOP-B dibayarkan dengan kisaran Rp 100 ribu sampai Rp 5 juta

UI menggunakan Uang Kuliah Tunggal atau UKT sebagai sistem pembayaran dimana mahasiswa membayar biaya satuan pendidikan yang sudah ditetapkan program studi dan tidak dikenakan lagi biaya per SKS. Untuk biaya pendidikan S1 Paralel sifatnya tetap. Biaya pendidikan untuk S1 Paralel juga menggunakan UKT. Besaran BOP-nya adalah sebesar Rp 6.500 ribu persemester dan Rp 11 juta untuk uang pangkalnya. Untuk lebih lengkapnya: Baca di sini.
2. Institut Teknologi Bandung


Institut Teknologi Bandung atau ITB menempati berada pada peringkat 125 dunia atau kedua di Indonesia. ITB berlokasi di kota bandung, sebuah kota dengan jumlah penduduk kurang lebih berjumlah 2 juta orang. Kota Bandung terletak di daerah Jawa Barat 770 m di atas permukaan laut dan berjarak 180 km dari Jakarta.

Dikutip dari laman resminya, selain ruangan kuliah, laboratorium, bengkel dan studio, ITB memiliki sebuah galeri seni yaitu Galeri Soemardja, fasilitas olah raga, dan sebuah Campus Center. Di dekat kampus juga terdapat Masjid Salman untuk beribadah dan aktivitas keagamaan umat Islam di ITB. Untuk mendukung pelaksanaan aktivitas akademik dan riset, terdapat fasilitas-fasilitas pendukung akademik, di antaranya Perpustakaan Pusat, Sarana Olah Raga Ganesha, Pusat Bahasa, dan Observatorium Boscha (salah satu fasilitas dari Kelompok Keahlian Astronomi FMIPA), terletak 11 kilometer di sebelah utara Bandung.

Pada tahun 2015, ITB memberlakukan pembiayaan pendidikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa ITB 2015 di fakultas non Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

Uang Kuliah Tunggal (UKT) di ITB (non SBM) sebesar Rp 10 juta persemester. Sedangkan biaya pendidikan untuk Sekolah Bisnis dan Manajemen (non-reguler) adalah sebesar Rp 20 juta persemester. Bagi para mahasiswa akan disediakan berbagai beasiswa yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua, sehingga bagi para mahasiswa akan dikenakan biaya pendidikan per semester yang besarnya berkisar antara Rp 0 sampai Rp. 10 juta. Untuk lebih lengkapnya: Baca di sini.

3. Universitas Airlangga


Universitas Airlangga atau Unair berada pada peringkat 127 dunia atau ketiga di Indonesia. Unair berpusat di Surabaya, Jawa Timur.

Saat ini Universitas Airlangga memiliki 13 fakultas dan 1 program pascasarjana dan memiliki 127 program studi (prodi) dari berbagai jenjang, meliputi program akademik, vokasi, dan spesialis. Fasilitas yang ditawarkan universitas ini antara lain, pusat studi mahasiswa, asrama, lapangan olahraga dan lain-lain.

UKT tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa program sarjana (S1) dari jalur SNMPTN dan SBMPTN, khusus jalur mandiri biaya kuliah ditentukan tersendiri.

Sama dengan UI dan ITB, Unair juga menggunakan sistem pembayaran UKT ditetapkan dengan jumlah sebesar Rp 2.400 ribu persemester yang diperuntukkan bagi mahasiswa penerima beasiswa bidik misi yang UKT-nya dibayarkan negara alias gratis .

Perlu diketahui UKT dibayarkan setiap mahasiswa enam bulan sekali atau per semester tanpa ada pembebanan biaya tambahan lagi.

Untuk mengetahui besaran UKT yang harus dibayarkan calon mahasiswa yang dinyatakan lulus harus melapor dan mengisi sejumlah data secara online dengan membuka website Unair: bisa dilihat di sini. Data yang harus disiapkan para mahasiwa baru meliputi penghasilan bruto orangtua, pekerjaan orang tua, nilai NJOP, kepemilikan kendaraan roda 4 atau roda 2, pengeluaran listrik perbulan, pengeluaran air, pengeluaran PBB dan jumlah HP.

4. Universitas Gadjah Mada


Universitas Gadjah Mada atau UGM berada pada peringkat 145 dunia atau keempat di Indonesia. UGM berada di kota budaya Yogyakarta.

Dikutip dari laman resminya, selain ruangan kuliah, laboratorium, UGM memiliki asrama, lapangan olahraga, gelanggang mahasiswa. Bahkan UGM mempunyai museum yang memperlihatkan kiprah dan peran UGM bagi bangsa dan masyarakat.

Dikutip dari laman resminya, uang kuliah yang diberlakukan untuk mahasiswa tahun ajaran 2013/2014 adalah menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). Penetapan UKT berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2013 tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kategori kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi tiap mahasiswa ditentukan berdasarkan jumlah total penghasilan kotor orang tua. Untuk lebih lengkapnya: Baca di sini.

0 comments:

Post a Comment