Makan Cabe Paling Pedas di Dunia



Makan Cabe Paling Pedas di Dunia

Sebuah kelompok penggemar cabe di Kota Broome, Australia Barat, mencoba memecahkan rekor dengan memakan mentah-mentah jenis cabe yang dikenal paling pedas di dunia, Caroline Reaper.

Empat orang anggota kelompok bernama Broome Chilli Fanatics ini mengunyah mengunyah biji cabe tersebut dan hanya berselang beberapa saat keringat sudah mengucur deras dari wajah mereka.

"Lima detik pertama luar biasa. Rasanya biasa saja. Tapi sesudah itu, baru terasa pedas sekali," tutur Simon Lee, salah seorang anggota kelompok itu.

"Tenggorokan saya masih terasa terbakar," katanya kepada ABC. "Lidah seperti terbakar, dan keringat terus mengucur. Sebelumnya saya sudah mencoba jenis cabe lainnya, tapi yang ini luar biasa pedasnya".

Shane Allan mengatakan hal yang sama. "Sekitar 20 detik pertama saya tidak merasa apa-apa, namun kemudian tiba-tiba terasa panas dan pedas. Mulai dari bibir, lidah hingga kerongkongan semuanya seperti terbakar," katanya.

Jenis cabe Carolina Reaper mendapat nama sebagai yang paling pedas di dunia tahun 2012.

Makan Cabe Paling Pedas di Dunia
Para anggota Boome Chilli fanatics.

Tingkat kepedasan cabe diukur dengan Scoville Heat Units (SHU). Untuk cabe jenis Reaper ternyata memiliki HSU antara 1.569.300 dan 2.200.000. Sebagai pembanding tingkat HSU cabe botolan Tabasco hanya berkisar 3.500 hingga 8.000 SHU.

Menurut pakar kesehatan, menambah rasa pedas ke makanan bermanfaat bagi kesehatan.

Lori Black dari dewan kanker setempat mengatakan, orang yang makan cabe cenderung mengurangi asupan garam, lemak dan gula. "Tapi risiko antara lain bisa membuat perut mules," katanya

0 comments:

Post a Comment