Tujuh Karya Arsitektur Paling Romantis



Bagi Anda dan pasangan yang percaya dan merayakan hari ini merupakan Hari Kasing Sayang, atau beken disebut Valentine's Day, tentu punya tempat-tempat romantis yang kerap didatangi dan kemudian menjadi nostalgis.

Sebaliknya, bagi pasangan yang ingin merayakan Hari Kasih Sayang dalam nuansa berbeda, bisa mencoba tempat-tempat di Paris. Kota ini memiliki sejumlah karya arsitektur yang mewakili zamannya. Dari sejumlah itu, terdapat tujuh yang dianggap romantis dan kerap dikunjungi ratusan ribu bahkan jutaan orang.

Pont Des Arts

Pont Des Arts

Pont des Arts atau Passerelle des Arts adalah sebuah jembatan penyeberangan di Paris yang melintasi Sungai Seine. Jembatan ini menghubungkan Institut de France dan alun-alun (Cour Carrée) menuju palais du Louvre.

Konstruksi jembatan ini dikerjakan pada masa pemerintahan Napoleon I antara 1802 dan 1804. Pont des Arts merupakan jembatan logam pertama di Paris dan memiliki sembilan lengkungan. Di sekitarnya terdapat taman yang dilengkapi pepohonan, bunga, dan bangku bagi mereka yang ingin menikmati Paris di pagi dan senja hari.

Menara Eiffel


Tak pelak lagi, ini merupakan struktur paling tenar di seantero Perancis, dan juga dunia. Menara Eiffel terdiri atas struktur besi yang terletak di Champ de Mars. Dinamakan Eiffel, karena menara ini dirancang dan dibangun oleh Gustave Eiffel.

Pencakar langit setinggi 324 meter ini didirikan pada tahun 1889 sebagai pintu masuk bagi ajang World Fair dan telah menjadi ikon budaya Perancis yang mengglobal. Hingga saat ini, Menara Eiffel dikunjungi 6,98 juta orang per tahun.

The Sacre Coeur di Montmartre


Tak dimungkiri, Paris punya banyak bangunan ikonik. Salah satunya adalah Sacré-Coeur yang ditahbiskan pada 1919. Lokasinya berada di bagian atas Butte Montmarte dengan ketinggian 400 meter di atas permukaan tanah.

Dari bangunan ini, kita bisa menikmati panorama paling indah. Langgam arsitektur Sacré-Coeur, mengadopsi gaya Romawi-Bizantium dengan sapuan dominan warna putih. Di bagian dalam gedung terdapat langit-langit yang dihiasi dengan mosaik terbesar berukuran sekitar 480 meter persegi.

Arc de Triomphe


Arc de Triomphe Paris merupakan gerbang kemenangan paling monumental yang dibangun pada 1806 dan 1836. Meskipun ada banyak modifikasi dari rencana semula, yang mencerminkan perubahan politik dan perebutan kekuasaan, Arc masih mempertahankan inti dari konsep asli yang kuat yakni "persatuan".

Arc de Triomphe berdiri di tengah Charles de Gaulle Place yang juga dikenal sebagai "Place de l' Étoile ". Ikon ini terletak di ujung barat Champs-Élysées dengan gaya dekoratif dan patung yang sepenuhnya merupakan representasi paruh pertama abad kesembilan belas.

Monumen ini didedikasikan untuk menghormati mereka yang berjuang untuk Perancis, khususnya, mereka selama Perang Napoleon. Di dalam dan di bagian atas lengkungan terukir semua nama jenderal dan pahlawan perang.

Selain itu, terdapat prasasti di bawah tanah dan beratap kubah. Ini dikenal sebagai makam prajurit tak dikenal dari Perang Dunia I yang menjadikan Arc de Triomphe sebagai situs patriotik yang dihormati.

Musée Rodin


Bangunan ini adalah sebuah museum yang dibuka pada tahun 1919 dan didedikasikan sebagai rumah bagi karya pematung Perancis Auguste Rodin. Terbagi atas dua bagian konstruksi yakni Hôtel Biron di Paris dan Villa des Brillants di Meudon (Hauts-de-Seine ). Koleksinya meliputi 6.600 patung, 8.000 gambar, 8.000 foto lama dan 7.000 benda-benda seni. Musem ini didatangi oleh sekitar 700.000 pengunjung setiap tahunnya.

Meskipun tinggal di Villa des Brillants, Rodin menggunakan Hôtel Biron sebagai bengkel kerjanya dari tahun 1908, dan kemudian menyumbangkan seluruh koleksi patung bersama dengan lukisan karya Vincent van Gogh dan Pierre-Auguste Renoir ke Negara Perancis.

Luxembourg Palace


Istana ini berada di area seluas 25 hektar, dilengkapi hamparan rerumputan, patung-patung dan sarana bermain untuk pengunjung usia kanak-kanak.

Di sudut barat daya istana ini, terdapat kebun apel dan pohon pir serta théâtre des Marionnettes (teater boneka).

0 comments:

Post a Comment