Segarkan Pikiran dengan Informasi dan Rekor Unik

Lima Keluarga Paling Kaya di Indonesia



Keluarga Lee atau Byung-Chull adalah keluarga terkaya di Asia dengan total kekayaan US$ 26,6 miliar atau setara Rp 357 triliun. Bagi sebagian orang nama ini asing, tapi keluarga ini adalah sejumlah figur di balik lahirnya merek Samsung.

Pendirinya adalah Lee Byung-Chull pada 1938. Ini adalah satu dari beberapa nama keluarga yang masuk dalam daftar keluarga terkaya di Asia 2015, versi Forbes.

Di Asia, Lee Byung-Chull adalah juaranya. Banyak yang bertanya, bagaimana dengan Indonesia? Siapakah keluarga yang paling kaya di Indonesia dan berapa kekayaannya?

Seperti yang dilansir dari Forbes oleh Liputan6.com, Jumat (16/10/2015) ini daftarnya:

1. Hartono
Keluarga Hartono masih menduduki predikat sebagai keluarga paling kaya di Indonesia. Pemilik grup Djarum ini membukukan kekayaan hingga US$ 12,7 miliar atau Rp 170 triliun.

Robert Budi Hartono adalah anak kedua dari pendiri perusahaan Djarum, yaitu Oei Wie Gwan. Kakaknya bernama Michael Bambang Hartono alias Oei Hwie Siang.

Selain Djarum, Robert dan Michael adalah pemegang saham terbesar di Bank Central Asia (BCA). Mereka berdua melalui Farindo Holding Ltd menguasai 51 persen saham BCA.

2. Widjaja
Posisi kedua adalah keluarga Widjaja, pemilik Sinarmas Group. Eka Tjipta Widjaja adalah pendiri Sinarmas pada 1962. Dia pindah dari China ke Indonesia ketika masih kecil, dan mulai berdagang biskuit pada umur 17 tahun.

Namun kini, karena usahanya melalui Sinarmas terus berkembang ke sejumlah sektor bisnis, kekayaan keluarga Widjaja mencapai US$ 5,8 miliar atau setara Rp 77 triliun.

Salah satu sektor bisnis andalan Sinarmas adalah di perusahaan sawit, Golden Agri Resources yang dijalankan oleh anak Eka, Franky Widjaja.

3. Lohia
Pengusaha tekstil kelahiran India, Mohan Lal Lohia adalah kelahiran India. Namun dia dan putranya, Sri Prakash Lohia pindah ke Indonesia pada 1973. Mereka mulai mendirikan perusahaan bernama Indorama dua tahun setelahnya. Bisnis tersebut terus berkembang ke beberapa sektor lain, seperti petrokimia.

Saat Mohan berumur 60 tahun, dia berpikir untuk mengepakkan sayap bisnis ke negara lain. Akhirnya dia meminta anak-anaknya untuk menjalankan perusahaan di India, juga Thailand.

Sementara Mohan menjalankan Indorama Ventures, produsen petrokimia yang besar. Kekayaannya kini mencapai US$ 5,4 miliar atau 72 triliun.

4. Wonowidjojo
Keluarga ini pindah dari China ke Indonesia pada 1927. Keluarga ini adalah pendiri dari perusahaan rokok, Gudang Garam. Kekayaan keluarga ini mencapai US$ 4,9 miliar atau setara Rp 65 triliun.

5. Salim
Keluarga Salim menurut Forbes memiliki kekayaan hingga US$ 4,1 miliar setara Rp 55,6 triliun, melalui perusahaan yang didirikan oleh Anthoni Salim bernama Salim Group, yang membawahi perusahaan seperti Indofood.

Selain di bidang pangan dan makanan, Salim Group juga memiliki lini bisnis di otomotif, telkom properti, ritel, dan bank.

Sumber: liputan6
Kisah Orang dengan IQ Paling Tinggi di Dunia William James Sidis

Kisah Orang dengan IQ Paling Tinggi di Dunia William James Sidis

William James Sidis, Lahir pada tanggal 1 April 1898 - 17 Juli 1944. Dia adalah seorang anak ajaib di Amerika dengan kemampuan matematika dan linguistik yang luar biasa. Selama hidupnya, IQ rasio nya diperkirakan antara 250 dan 300, membuatnya menjadi salah satu yang tertinggi yang pernah dicatat tetapi pengujian itu berbeda dengan tes IQ standar. Ia masuk Universitas Harvard pada usia 11 tahun dan sebagai orang termuda, ia diklaim fasih dalam lebih dari empat puluh bahasa dan dialog.


Ia kemudian mengakui bahwa beberapa dari klaim yang dibuat adalah membesar-besarkan, dengan peneliti menyatakan "Saya telah meneliti kebenaran sumber utama dari berbagai mata pelajaran selama sekitar dua puluh delapan tahun, dan tidak pernah terjadi sebelumnya, telah saya menemukan topik begitu kenyang dengan kebohongan, mitos, setengah-kebenaran, melebih-lebihkan, dan bentuk-bentuk misinformasi seperti dalam sejarah di belakang William Sidis. Sidis menjadi terkenal dan menjadi dewasa sebelum waktunya kemudian untuk eksentrisitas dan penarikan dari kehidupan publik akhirnya, ia menghindari matematika sama sekali, menulis pada mata pelajaran lainnya berdasarkan sejumlah nama samaran. 

William James Sidis dilahirkan oleh imigran Ukraina Yahudi pada tanggal 1 April 1898, di New York City. Ayahnya Boris Sidis, Ph.D., MD, telah beremigrasi pada tahun 1887 untuk menghindari penganiayaan politik. Ibunya Sarah Sidis Mandelbaum, MD, dan keluarganya telah melarikan diri dari pogrom pada tahun 1889. Sarah kuliah di Boston University dan lulus dari Sekolah Kedokteran pada tahun 1897. 

William dinamai ayah angkatnya teman Boris dan kolega, filsuf Amerika William James. Boris meraih gelar-rekannya di Universitas Yasar, dan mengajar psikologi di sana. dia adalah seorang psikiater, dan menerbitkan berbagai buku dan artikel, melakukan pekerjaan perintis dalam psikologi abnormal. 

Orang tua Sidis yang diyakini memelihara cinta dewasa sebelum waktunya dan tak kenal takut dalam ilmu pengetahuan.
Sidis bisa membaca New York Times pada 18 bulan, dan telah dilaporkan ia belajar sendiri delapan bahasa asing (bahasa Latin, Yunani, Perancis, Rusia, Jerman, Ibrani, Turki, dan Armenia) pada usia delapan, dan menemukan yang lain, yang ia sebut Vendergood .

Meskipun Universitas sebelumnya menolak karena Sidis masih muda, tetapi ia membiarkan ayahnya mendaftarkan ia di usia sembilan tahun karena dia masih anak-anak, Sidis mencetak rekor pada tahun 1909 menjadi orang termuda yang mendaftar di Harvard University karena dia berusia 11 tahun. Dengan Sidis memasuki Harvard adalah sebagai bagian dari program untuk mendaftarkan siswa berbakat awal oleh Kelompok eksperimen termasuk matematikawan Norbert Wiener, Richard Buckminster Fuller, dan komposer Roger Sesi. Pada awal 1910, penguasaan matematika Sidis lebih tinggi seperti yang telah dia pelajari kuliah Harvard Club Matematika pada empat dimensi badan. MIT profesor Daniel F. Comstock memperkirakan Sidis yang akan menjadi seorang matematikawan besar dan pemimpin dalam ilmu yang di masa depan. Sidis mulai mengambil beban program studi penuh waktu pada tahun 1910 dan memperoleh gelar Bachelor of Arts, cum laude, pada tanggal 18 Juni 1914, pada usia 16.

Meskipun Universitas sebelumnya menolak karena Sidis masih muda, tetapi ia membiarkan ayahnya mendaftarkan ia di usia sembilan tahun karena dia masih anak-anak, Sidis mencetak rekor pada tahun 1909 menjadi orang termuda yang mendaftar di Harvard University karena dia berusia 11 tahun. Dengan Sidis memasuki Harvard adalah sebagai bagian dari program untuk mendaftarkan siswa berbakat awal oleh Kelompok eksperimen termasuk matematikawan Norbert Wiener, Richard Buckminster Fuller, dan komposer Roger Sesi. Pada awal 1910, penguasaan matematika Sidis lebih tinggi seperti yang telah dia pelajari kuliah Harvard Club Matematika pada empat dimensi badan. MIT profesor Daniel F. Comstock memperkirakan Sidis yang akan menjadi seorang matematikawan besar dan pemimpin dalam ilmu yang di masa depan. Sidis mulai mengambil beban program studi penuh waktu pada tahun 1910 dan memperoleh gelar Bachelor of Arts, cum laude, pada tanggal 18 Juni 1914, pada usia 16. 

Setelah sekelompok mahasiswa Harvard mengancam fisik Sidis, orang tuanya menjamin ia bekerja di William Marsh Rice Institut untuk Kemajuan Sastra, Sains, dan Seni (sekarang Rice University) di Houston, Texas sebagai asisten dosen matematika. Ia tiba di Rice pada bulan Desember 1915 di usia 17. Dia adalah seorang pria lulusan bekerja untuk gelar doktornya.

Sidis mengajar tiga kelas: geometri Euclidean, non-Euclidean geometri, dan trigonometri (dia menulis sebuah buku untuk kursus geometri Euclid dalam bahasa Yunani). Setelah kurang dari satu tahun, frustrasi dengan departemen, persyaratan mengajar, dan perlakuan oleh mahasiswa yang lebih tua darinya, Sidis meninggalkan posnya dan kembali ke New England. Ketika seorang teman kemudian bertanya mengapa dia pergi, dia menjawab, "Aku tidak pernah tahu mengapa mereka memberi saya pekerjaan di tempat pertama aku tidak banyak guru aku tidak meninggalkan pekerjaan tetapi diminta untuk pergi." Sidis meninggalkan pekerjaan tersebut untuk mengejar suatu gelar sarjana dalam matematika dan terdaftar di Harvard Law School pada bulan September 1916, namun mengundurkan diri dalam performa yang baik di akhir tahun pada bulan Maret 1919.

ada tahun 1919, tak lama setelah pengunduran dirinya dari sekolah hukum, Sidis ditangkap karena berpartisipasi dalam parade May Day sosialis di Boston yang berubah menjadi kekerasan. Dia dijatuhi hukuman 18 bulan penjara di bawah UU hasutan tahun 1918. Penangkapan Sidis menonjol dalam surat kabar, sebagai awal lulus dari Harvard telah mengumpulkan status selebriti yang cukup lokal. Selama persidangan, Sidis menyatakan bahwa ia telah menjadi penentang dari Perang Dunia I rancangan, dan sosialis (Dia kemudian mengembangkan sendiri kuasi-libertarian filosofi berdasarkan hak-hak individu dan "kelangsungan sosial Amerika".). Ayahnya diatur dengan jaksa wilayah untuk menjaga Sidis keluar dari penjara sebelum bandingnya datang ke pengadilan, orang tuanya, sebaliknya, menahannya di sanatorium mereka di New Hampshire selama setahun. Mereka membawanya ke California, di mana ia menghabiskan satu tahun lagi. Sementara di sanatorium, orang tuanya mengatur tentang "reformasi" dia dan mengancam dia masuk ke sebuah rumah sakit jiwa.

Setelah kembali ke Pantai Timur pada tahun 1921, Sidis bertekad untuk menjalani hidup mandiri dan swasta. Dia hanya mengambil pekerjaan menjalankan mesin atau tugas yang cukup kasar lainnya. Dia bekerja di New York City dan menjadi terasing dari orang tuanya. Butuh waktu bertahun-tahun sebelum ia dibebaskan secara hukum untuk kembali ke Massachusetts, dan ia prihatin tentang risiko penangkapannya selama bertahun-tahun. Ia mengumpulkan transfer trem, majalah diterbitkan, dan mengajarkan lingkaran kecil teman-teman tertarik dengan versi tentang sejarah Amerika. Pada tahun 1933, Sidis lulus ujian Pegawai Negeri Sipil di New York tetapi mencetak peringkat rendah 254. Dalam sebuah surat pribadi, Sidis menulis bahwa ini "tidak begitu menggembirakan."

Pada tahun 1944, Sidis memenangkan penyelesaian dari The New Yorker untuk sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1937. Dan diduga itu berisi pernyataan palsu. Di bawah judul "Where Are Mereka Sekarang?", Artikel pseudonim dijelaskan kehidupan Sidis ini sebagai kesepian, dalam sebuah "kamar tidur hall di Akhir kumuh Selatan Boston". pengadilan rendah telah memberhentikan Sidis sebagai figur publik dengan tidak berhak untuk menantang publisitas pribadi. Ia kehilangan banding atas invasi privasi gugatan di Amerika Serikat Pengadilan Banding untuk Sirkuit Kedua pada tahun 1940 atas artikel yang sama. Hakim Charles Edward Clark menyatakan simpati untuk Sidis-yang mengklaim bahwa publikasi telah terkena dia untuk "cibiran publik, ejekan, dan penghinaan" dan menyebabkan dia "penderitaan mental yang menyedihkan dan penghinaan".

Sidis meninggal pada tahun 1944 akibat pendarahan otak di Boston pada usia 46 tahun. Ayahnya telah meninggal karena penyakit yang sama pada tahun 1923 pada usia 56.

Paling Aneh Tentang Albert Einstein

Pastinya anda sudah tahu Einstein kan? Dia adalah ilmuwan terbesar pada jamannya, lebih tepatnya pada abad 20 tersebut. Atau lebih jelasnya anda bisa membaca artikel tentang Profil Albert Einstein. Dia memberi kita teori fisika yang sangat fenomenal yaitu teori relativitas atau kenisbian. Tapi apakah anda tahu ketika Einstein dilahirkan ia mempunyai kepala yang besar, hingga ibunya menyangka einstein CACAT!

Inilah beberapa hal aneh Albert Einstein yang lainnya:


1. Ketika Einstein lahir ia seorang bayi yang gemuk dan berekepala besar, (ibunya sampai-sampai menyangka ia cacat).

2. Einstein ketika masih kanak-kanak susah sekali berbicara, (Sebagai anak kecil ia susah sekali berbicara, kalau berbicara ia sangat lamabat atau terbata-bata, ini berlanjut sampai ia berumur 9 tahun).

3. Einstein di inspirasi oleh sebuah kompas, ( Ketika Einstein berumur 5 tahun terbaring di tempat tidur karena sakit ayahnya memperlihatkan kepadanya sesuatu yang menyulut minatnya pada sains benda itu adalah: Kompas).

4. Einstein gagal ujian untuk masuk ke perguruan tinggi, Dalam tahun 1895, pada usia 17 tahun, Albert Einstein masuk ke Swiss Federal Polytechnical School(Eidgenössische Technische Hochschule atau ETH). Ia lulus ujian matematika dan pelajaran sains, tapi gagal di pelajaran lainnya (sejarah, bahasa, geografi, dll)!, pernah ia masuk ke sekolah perdagangan tapi akhirnya kembali lagi ke ETH setahun kemudian.

5. Einstein mempunyai anak terlarang atau HARAM!, (Pada tahun 80an surat-surat pribadi eisntein mengungkapkan sesuatu yang baru, yaitu ia memiliki anak haram dari sesama mantan siswi Mileva Marić).

6. Einstein Mempunyai hubungan yang buruk pada anak pertamanya, (Setelah perceraiannya dengan istrinya, hubungan Einstein dengan anaknya hans Albert menjadi layaknya batu, Hans mencela ayahnya karena setelah memenangkan hadiah nobel ia htidak peduli lagi pada istrinya , sehingga mantan istrinya mendaptkan kesulitan finansial).

7. Einstein Menikahi Gadis Muda, (Sesudah Einstein menceraikan Mileva (ketidaksetiaannya didaftar sebagai salah satu sebab untuk keretakan), dia segera menikahi sepupunya Elsa Lowenthal. Sebetulnya, Einstein juga mempertimbangkan menikah dengan Elsa’s (dari perkimpoian pertamanya) Ilse, tetapi dia berkeberatan)

8. Einstein, Pecinta Damai, tetapi mendesak FDR untuk membangun Bom Atom, (Hasilnya, 2 bom atom jatuh di hiroshima dan nagasaki).

9. Otak Einstein diawetkan di Guci selama 43 Tahun.

10 Kepala Daerah Paling Cantik di Indonesia

Wanita-wanita cantik ini sukses menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing. Mereka datang dari berbagai latar organisasi dan partai politik pendukung. Meski bergelut di dunia politik, mereka tetap tampil cantik. Siapa saja mereka?

Siti Masitha Soeparno (Walikota Tegal, Jawa Tengah)

Lahir di Jakarta, 10 Januari 1964, ia pengusaha yang sukses menjabat Walikota Tegal periode 2014 – 2019. Ibu empat anak ini adalah lulusan School of Hotel Administration, Comell University 1986, Ithaca New York, AS.

Mantan Juara Kepribadian “Wajah Femina" dan runner up "Puteri Ayu” Martha Tilaar ini aktif di organisasi sosial, seperti Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), Yayasan Penyantun AnakAsma (Yapnas), dan Perempuan Untuk Negeri (PUN). Hinggi kini ia masih PT. Reksa Solidus sebagai CEO dan setelah sebelumnya malang melintang di berbagai perusahaan.

Indah Putri Indriani (Wakil Bupati Luwu Utara, Sulawesi Selatan)

Lahir 7 Februari 1977, wanita muda ini ulai menjabat wakil walikota pada usia 33 tahun, untuk periode 2010-2015. Sebelum menjabat, Indah tercatat sebagai akademisi, pernah menjadi tenaga ahli Komisi II DPR RI, dan caleg DPR RI pada Pemilu 2009

Sebelum terjun ke dunia politik, Indah aktif dunia akademis. Ibu dua anak ini pernah tercatat sebagai staf pengajar program S1 & ekstension FISIP UI, dosen pascasarjana ilmu politik UI, dosen FISIP Universitas Bung Karno, dan dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Illiza Saaduddin Djamal (Walikota Banda Aceh, NAD)

Illiza dilantik sebagai Walikota perempuan pertama di Banda Aceh sejak 16 Juni 2014, untuk periode 2014-2017. Ia menjabat walikota menggantikan Alm. Mawardi Nurdin yang meninggal dunia pada Januari 2014 lalu. Pada periode sebelumnya, Illiza menjabat Wakil Walikota 2006-2012.

Wanita cantik kelahiran Banda Aceh, 31 Desember 1973, ini, diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Illiza dikenal kerap blusukan di malam hari, melakukan razia tempat yang diduga terjadi pelanggaran syariat islam.

Walikota yang kerap disapa "Bunda" oleh warganya, ini, sebelumnya lagi duduk sebagai wakil rakyat DPRD Kota Banda Aceh antara 2004 – 2006.

Cristiany Eugenia Paruntu (Bupati Minahasa Selatan, Sulawesi Utara)


Wanita cantik ini besar di lingkungan dunia politik. Sang ayah, Jopie Paruntu adalah Ketua Komisi D DPRD Sulawesi Utara, sementara sang ibu juga seorang politisi yang menjabat Ketua DPD Partai Golkar Minahasa Selatan dan anggota DPRD II.

Lahir di Manado, 25 September 1967, Tetty, sapaan akrabnya, menjabat bupati pada usia 42 tahun untuk periode 2010-2015. Ia adalah lulusan Harry Carlton Comprehensive School, Suthon Bomington, Nottingham, Inggris. Sebelum terjun ke politik ia adalah pengusaha.

Sampai saat ini dia masih menjabat Presiden Direktur di PT Puspita Adhiniaga Indonesia sejak 1992, Presiden Direktur PT Chandra Ekakarya Pratama pada 2006, dan Direktur PT Partim Indomakmur. Semua bergerak di bidang distribusi, alat-alat berat, perangkat telekomunikasi, dan perkapalan.

Airin Rachmi Diany (Walikota Tangerang Selatan, Banten)

Lahir di Banjar, Jawa Barat, 28 Agustus 1976, ia menjabat walikota periode 2011-2016 di usia 34 tahun. Mantan Mojang Bandung ini adalah adik ipar mantan Gubernur Banten, Ratu Atut.

Ia tercatat sebagai Walikota Tangerang Selatan yang pertama, karena daerah ini merupakan pemekaran dari Kota Tangerang di Provinsi Banten. Sebelumnya, Airin pernah mencalonkan diri sebagai wakil bupati Tangerang tapi gagal.

Sebelum terjun ke dunia politik, Puteri Pariwisata & Putri Favorit pada pemilihan Puteri Indonesia tahun 1996 ini berprofesi sebagai notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Tangerang (PPAT) di Kabupaten Tangerang.

Rita Widyasari (Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur)

Lahir di Tenggarong, 11 November 1973, Rita menjabat bupati pada usia 36 tahun untuk periode 2010-2015. Sebelum menjadi Bupati, putri mantan Bupati Kutai Kartanegara (Syaukani Hasan Rais), ini, menjabat Ketua DPRD Kukar hasil pemilu 2009.

Penyuka tas mewah dan musik rock ini sejak SMP sudah gemar berorganisasi. Ia sempat menjabat Ketua OSIS dan Badan Perwakilan Kelas. Ia memasuki dunia politik dan kepemudaan dengan bergabung di Partai Golkar dan KNPI. Kini ia memimpin Partai Golkar di wilayahnya.

Di balik kecantikannya, peraih gelar master di Universitas Jenderal Soedirman gemar balapan motor dan hobi angkat barbel.

Anna Sophanah (Bupati Indramayu, Jawa Barat)

Sebelum menjabat Bupati Indramayu pada Oktober 2010, nama wanita cantik ini sudah dikenal luas di daerahnya. Itu karena ia adalah istri bupati Indramayu dua periode, Irianto MS Syafiuddin.

Wanita kelahiran 23 Oktober 1958 ini sukses terpilih menggantikan suaminya untuk untuk periode 2010-2015. Sebelumnya, ia adalah anggota DPRD Indramayu 2009-2014. Pada Pilkada, ia menang mutlak 60,78 persen.

Widya Kandi Susanti (Bupati Kendal, Jawa Tengah)

Lahir di Semarang, Jawa Tengah, 26 Mei 1964, Widya adalah politisi wanita yang sukses menjabat bupati Kendal untuk periode 2010-2015. Sebelumnya, ia adalah “ibu bupati” sebab suaminya, Hendy Boedoro, adalah mantan Bupati Kendal (2000-2005).

Sebelum menjabat bupati, Widya menjabat Wakil Ketua DPRD Kendal periode 2009-2014. Bersama wakilnya, Mustamsikin, Widya merupakan tokoh Nahdatul Ulama di Kendal. Ibu empat anak ini adlaah alumni FH Unisulla Semarang, dan meraih gelar Master manajemen dari Universitas Semarang pada 2006.

Ni Putu Eka Wiryastuti (Bupati Tabanan, Bali)

Lahir di Tabanan, Bali, 21 Desember 1975, ia menjabat pada usia 35 tahun. Wirsyasturi merupakan putri dari bupati sebelumnya, Nyoman Adi Wiryatama. Dua tahun menjabat bupati, ia mengakhiri masa lajang dengan menikahi Bambang Aditya, pengusaha asal Jakarta.

Pernikahan dilangsungkan dengan nuansa adat Bali. Bambang kemudian menyandang nama I Made Dwi Saputra. Wiryastuti tercatat sebagai bupati perempuan pertama di Bali.

Idza Priyanti (Bupati Brebes, Jawa Tengah)

Lahir di Pesurungan Kulon, Tegal, Jawa Tengah, 9 Januari 1971, Idza menjabat bupati pada usia 40 tahun. Ia menjabat untuk periode 2012-2017, diusung PDI-Perjuangan. Ia adalah istri seorang polisi perwira tinggi.

Pada periode sebelumnya, Idza menjabat Wakil Bupati Brebes. Selain bergelut di dunia politik, Ibu tiga anak ini adalahs eorang pengusaha. Ia tercatat s ebagai direktur PO. Dewi Sri.

13 Pendekar Kungfu Paling Legendaris dalam Sejarah Kungfu

Kungfu mempunyai sejarah dan tradisi ilmu bela diri yang sangat panjang, ketat, teruji dan efektif sejak 5000 tahun yang lalu bersamaan dengan munculnya aliran kepercayaan Dao (Taoisme) yang kelak akan berkembang menjadi agama khusus.

Pada tahun 2500-an, mulai bermunculan berbagai aliran Kungfu yang melegenda hingga kini, dimulai dari Kuil Shaolin (Siaw Liem Sie), Wudang (Butong), Omei (Emei-Gobi), Kun Lun, Huasan, Thian San, Khongtong dan lain-lain. Secara umum, terdapat 100 lebih aliran Kungfu dan ribuan jurus serta berbagai jenis ilmu yang unik dan aneh, mulai dari yang paling keras dan ganas (external arts) hingga ilmu yang paling lembut dan ringan seperti kapas (internal arts).

Para Pendekar Kungfu masa lalu yang terkenal memberikan kontribusinya dalam Dunia Kungfu antara lain :

1. Bodhidharma (Da Mo/Tat Mo atau Daruma dalam bahasa Jepang).

Beliau adalah Pendeta spiritual Zen Budha dari India yang bertapa 9 tahun di Kuil Shaolin dan Pencipta berbagai jenis ilmu legendaris seperti : Ilmu Perubahan Urat & Otot (Yi Jin Jing/I Chin Ching), 9 Matahari (Kiu Yang Cin Keng), 5 Jurus Hewan, Jari Zen, dll. Namun sayangnya, beberapa diantara ilmu tersebut sudah lenyap. Konon pada saat menyebrang lautan hingga ke Tiongkok, Beliau hanya berdiri diatas sebatang dahan kecil dan gua tempat pertapaan Bodhidharma meninggalkan bayangan lekuk tubuhnya pada saat bermeditasi di tembok gua hingga kini. Selama bermeditasi 9 tahun di gua tersebut, Bodhidharma mampu mendengar pembicaraan berbagai jenis mahluk hidup seperti semut misalnya.

2. Thio Sam Hong

Di masa mudanya, Thio Sam Hong adalah murid yang sangat berbakat di Kuil Shaolin. Karena diberlakukan semena-mena oleh para senior, Beliau keluar dari Kuil Shaolin dan belajar mengembangkan Kungfu sendiri dengan memperhatikan berbagai fenomena alam seperti terpaan angin keras terhadap pohon bambu, pertarungan bangau dan ular, kokohnya pertahanan belalang sembah dari terpaan angin dan lain-lain. Setelah mengerti & memahami Intisari Alam Semesta, Thio Sam Hong muda menyepi di gunung Hua San untuk menyempurnakan ilmu-ilmunya.

Pada saat Beliau turun gunung, Beliau menjelajahi seluruh Tiongkok dan mengadu ilmunya dengan para Ahli Bela Diri dan/atau Pendekar semua aliran. Berdasarkan literatur kuno, tercatat 2 pertarungan yang sangat terkenal, yakni pertama adalah pertarungan antara Thio Sam Hong dengan Pegulat Nomor 1 (Satu) Mongol yang sangat besar, kuat dan agresif. Belakangan diketahui pula bahwa Pegulat tersebut juga sangat ahli dalam berbagai aliran Kungfu Tiongkok. Pegulat Mongol tersebut konon mengalahkan banyak petarung Kuil Shaolin dan sejumlah Pendekar aliran keras lainnya. Pertarungan antara Thio Sam Hong dengan Pegulat Mongol tersebut dimenangkan oleh Thio Sam Hong dengan ilmu barunya, Tai Chi! Pertarungan kedua adalah seorang diri Thio Sam Hong mengalahkan lebih dari 100 orang gangster di sarang penyamun hanya dengan tangan kosong! Semenjak itu, Thio Sam Hong diakui oleh seluruh kalangan persilatan menjadi Pendekar Tanpa Tanding pada saat itu.

Setelah merasa cukup dalam perantauanya, Beliau naik ke gunung Wudang (Butong) dan mendirikan Perguruan Wudang dengan basis utama pengajaran : Taoisme. Thio Sam Hong sendiri diyakini merupakan Pencipta Ilmu Tai Chi pertama dan sangat Ahli dalam Ilmu Tao Yin (Nei Kung). Konon Thio Sam Hong hidup di 3 (tiga) jaman (Immortal Taoist)dinasti,yakni Dinasti Sung, Dinasti Yuan (Monggol) dan Dinasti Ming (Han).

3. Yue Fei
Beliau adalah Jenderal Patriot yang terkenal dari Dinasti Sung (960-1279) dan hingga akhir hayatnya tetap setia membela negara walaupun difitnah dan dihukum mati oleh penguasa lalim. Jenderal Yue Fei adalah pencipta Kungfu Internal dan eksternal, yakni : Hsing - I (Xing Yi) dan Eng Jiaw (Cakar Elang). Selain ahli dalam pertarungan tangan kosong, Jenderal Yue Fei juga ahli dalam 18 senjata Shaolin khususnya tombak tunggal.

Konon ilmu tombaknya setara dengan ilmu tombak Keluarga Yang (Ilmu tombak Keluarga Yang merupakan ilmu silat keluarga turun temurun yang sangat khas dan tinggi serta hanya sedikit Ahli/Pendekar yang mampu menandingi ilmu mereka pada jamannya. Berdasarkan catatan kuno, diketahui bahwa ilmu tombak tingkat tinggi Keluarga Yang mempunyai sejumlah keistimewaan, yakni : Ilmu Tombak Melekat/Berpilin dan Ilmu Tombak (Toya) Naga Perkasa yang mampu melumpuhkan/membunuh lawan tanpa menyentuh fisik.

Catatan : Keluarga Yang merupakan patriot sejati Dinasti Sung yang tetap setia hingga akhir kejatuhan Dinasti Sung oleh Monggol). Kungfu Hsing I sendiri sempat lenyap dari dunia persilatan pasca meninggalnya Jenderal Yue Fei hingga sampai ditemukan kembali Kitab Kungfu Hsing I peninggalan Jenderal Yue Fei menjelang akhir Dinasti Ming oleh Ji Long Feng (Ji Jike). Kemudian Ji Long Feng menurunkan Kungfu Hsing I ke Keluarga Ma, Cao Ji Wu dan lain-lain hingga akhirnya muncul Kuo Yun Shen dan Sun Lutang sebagai ahli-ahli Kungfu Hsing I yang luar biasa.

4. Lima Leluhur Shaolin
Pasca pembakaran Kuil Shaolin dalam pertempuran kedua antara para Pendeta Kuil Shaolin dengan 50.000 Tentara Qing bersenjata lengkap dan modern yang dibantu para Lhama Tibet dan Praktisi Pak Mei (White Eyebrow). Kelima leluhur tersebut adalah : a) Choi Tak-Chung (蔡德忠) b) Fong Tai-Hung (方大洪) c) Ma Chiu-Hing (馬超興) d) Wu Tak-Tai (胡德帝) e) Lee Sik-Hoi (李式開) Berdasarkan literatur lama, disebutkan bahwa Kuil Shaolin hancur total dan terbakar selama 40 hari 40 malam dalam serangan tersebut.

Seluruh catatan kuno ribuan tahun termasuk sejumlah ilmu Kungfu legendaris dan senjata pusaka hilang atau habis terbakar. Dari ribuan Biksu dan non Biksu Shaolin, hanya 5 orang yang lolos dari serangan tersebut dan kemudian mereka menyebar keseluruh Tiongkok sembari menyebarkan Shaolin Kungfu serta perlawanan anti Dinasti Qing. Kehancuran Kuil Shaolin diakibatkan oleh adanya pengkhianatan oknum Shaolin yang ternyata adalah antek-antek Dinasti Qing yang menyusup dan menabur racun diberbagai titik sumber air dan makanan para Bhiksu.

Pada saat serangan kedua tersebut, kondisi fisik yang keracunan telah menyebabkan hilangnya kemampuan bertarung para Bhiksu dan Non Bhiksu Shaolin. Dalam pertarungan pertama, para Petarung Kuil Shaolin berhasil mengusir puluhan ribuan tentara Dinasti Qing yang bersenjata lengkap. Kegagalan dalam serangan pertama tersebut, membuat Kaisar Qing di puncak kemarahan. Sang Kaisar mengumpulkan tentara-tentara terbaik dari setiap legiun dan merekrut seluruh ahli bela diri Kungfu (termasuk para Lhama Tibet dan Praktisi Pak Mei) yang loyal kepada Dinasti Qing untuk bersama-sama menyerbu Kuil Shaolin serta menpersiapkan strategi penyusupan/perusakan dari dalam Kuil Shaolin.

Dikemudian hari, 5 Leluhur Shaolin ini identik pula dengan 5 Tokoh Utama yang terkenal, yakni : a) Hung Hei-Koon 洪熙官 Hóng Xīguān/Hung Hei Gun, Pencipta Kungfu Hung Gar Hung Hei Koon adalah murid utama dari Bhiksu Gee Sin Sim See. Beliau terkenal sebagai Ahli Gung Gee Fok Fu Kuen (Siu Lum Fook Fu Kuen)dan Cakar Harimau Sejati. Jurus cakar harimaunya terkenal sangat ganas dan bertenaga. Kebanyakan korban keganasan jurus Hung Hei Koon adalah para tentara Qing dan antek-antek Manchu. b) Lau Sam-Ngan 劉三眼 Liú Sānyǎn/Lau Sam Ngan. Pencipta Kungfu Lau Gar Beliau dikenal dengan julukan "Lau si 3 Mata" c) Choi Kau-Yee 蔡九儀 Cài Jiǔyí/Choy Gau Yi, Pencipta Kungfu Choi Gar d) Lee Yau-San 李友山 Lǐ Yǒushān/Li Yau San, Pencipta Kungfu Lei Gar. Beliau adalah Guru dari Chan Heung, Pencipta Kungfu Choi Lei Fut e) Mok Ching-Kiu 莫清矯 Mò Qīngjiǎo/Mok Ching Giu, Pencipta Kungfu Mok Gar

5. Wong Fei Hung
Beliau adalah Ahli Kungfu, Pendiri Rumah Obat Pho Chi Lam dan sekaligus Shinshe Akunpuntur yang sangat terkenal dengan berbagai jenis ilmu Kungfu seperti : Ilmu Pasangan Harimau dan Bangau, Tendangan Tanpa Bayangan, Toan Ta, Toya 8 Diagram dan lain-lain. Murid-murid Beliau yang sangat terkenal antara lain : Lam Sai Wing, Leung Fong, Tang Fung dan Lin Wan Gai. Wong Fei Hung merupakan anak dari Wong Kei Ying, salah satu Pesilat terkenal dari "10 Harimau Kanton".

Pada masa hidupnya, Wong Fei Hung terkenal dengan berbagai pertarungan baik dengan para pesilat lokal maupun petarung asing demi mempertahankan "China's Pride" yang pada saat itu jatuh hingga ke titik terendah. 2 (Dua) pertarungan yang sangat terkenal adalah pada saat Wong menjatuhkan lebih dari 50 orang pesilat gangster/bajak laut di pelabuhan hanya dengan sebatang toya dan pertarungan kedua adalah pada saat Beliau bersama dengan Liu Yong Fu berperang langsung dengan tentara Jepang di Taiwan.

Beliau sendiri merupakan murid langsung dari Pengemis Sakti So (Beggar So), Lam Fuk Sing dan ayahnya sendiri yang notabene adalah anak dari Wong Tai, murid langsung Luk Ah Choi, Ahli Kungfu Hung Gar dan sekaligus murid langsung dari Biksu Shaolin terkenal : Gee Sin Sim See, Li Bak Fu & Hung Hei Koon.

6. Hua Yan Jia (Fok Yuen Gap)
Beliau adalah Pendiri Chin Woo Athletic Association yang hingga kini telah tersebar lebih dari 50 cabang di USA, Kanada, Argentina, Peru, Makau, Hongkong, China, Jepang, Wales, Selandia Baru, Srilanka, Vietnam, Australia, Singapura, Thailand, Malaysia dan lain-lain. Beliau merupakan Pendekar Kungfu yang terkenal sangat nasionalis dan juga lahir dari keluarga pesilat aliran Huo. Pada masa hidupnya, baik Beliau maupun muridnya Liu Zhensheng terkenal sebagai Pendekar Kungfu yang banyak mengalahkan berbagai praktisi aliran beladiri dari berbagai negara seperti pegulat, petinju, Pejudo dan Karateka dari Rusia, Inggris dan Jepang. Huo Yan Jia meninggal pada umur 42 pada tahun 1910 dan berdasarkan hasil otopsi Tianjin Municipality Police Laboratory, ditemukan racun arsenik dalam tubuh Huo. Para petinggi Chin Woo dan Dokter pemeriksa menduga bahwa racun tersebut terkait dengan hasil pertarungan terakhir dengan Japanesse Judo Association ("JJA") yang berakibat banyaknya anggota JJA yang menderita kekalahan atau luka fatal di matras pertarungan
.
7. Keluarga Chen, Chen Fa Ke
salah satu penerus Tai Chi aliran Chen yang sangat terkenal pada masa hidupnya karena tidak ada satupun lawan yang dapat mengalahkannya. Banyak Ahli Bela Diri baik aliran keras maupun lembut serta berbagai aliran Bela Diri lain yang mengakui bahwa Chen Fa Ke adalah Pesilat Tak Terkalahkan pada jamannya.

8. Keluarga Yang, Yang Lu Chan (Yang Fu Kui)
Beliau adalah Pendiri Tai Chi aliran Yang. Pada masa hidupnya, Beliau juga terkenal sebagai Pendekar dengan julukan "Yang Wu Di = Yang Tak Terkalahkan". Keturunan Beliau dan penerusnya yang sangat terkenal antara lain : Yang Chien Hou, Yang Shao Hao, Yang Cheng Fu & Chen Man Ching. Ilmu Tai Chi Yang Lu Chan sendiri terkenal dengan sejumlah julukan, yakni Mien Quan (Cotton Fist)dan Hua Quan (Neutralising Fist).

9. Kuo Yun Shen (Guo Yun Shen/Yu Sheng)
terkenal dengan ilmu silatnya dan Nei Kung yang sangat tinggi. Beliau adalah ahli Kungfu Hsing - I (Xing Yi). Kuo Yun Shen dijuluki "Ban Bu Peng Kuo" karena terkenal dengan penguasaan ilmu Peng Quan ("Crushing Fist") yang sempurna, salah satu ilmu dari 5 Elemen Hsing I). Konon Ilmu Tapak Kapasnya mampu merontokkan tubuh lawan cukup hanya dengan menyentuhnya. Kuo Yun Shen pernah menepuk 10 batubata dengan lembut dan semuanya hancur terburai. Beliau sendiri adalah murid terbaik dari Master Li Luoneng dan tidak pernah terkalahkan oleh siapapun pada jamannya. Hanya satu orang yang dapat mengimbangi Master Kuo Yun Shen, yakni Tung Hai Chuan dalam pertarungan sengit selama 3 hari 3 malam yang berakhir seri dan akhirnya mereka menjadi sahabat baik yang saling bertukar ilmu Kungfu.

10. Sun Lutang (Sun Fu Quan)
Beliau adalah Pencipta Tai Chi aliran Sun dan terkenal sebagai Ahli Hsing I dan Bagua. Beliau merupakan murid dari berbagai Ahli Kungfu seperti Bhiksu Wu, Kuo Yun Shen, Li Kui Yuan, Cheng Ting Hua (Ahli Baguazhang), Hao Wei Chen (Ahli Wu Yu Xiang Tai Chi) dan lain-lain. Julukan Beliau adalah : "Pendekar Kepala Harimau" dan "Lebih Pintar daripada Monyet Aktif".

11. Tung Hai Chuan (Dong Haichuan)
adalah pencipta ilmu Baguazhang (Zhuanzhang)dan terkenal tidak terkalahkan pada jamannya. Salah satu pertarungan terkenalnya adalah pertarungan 3 hari 3 malam dengan Master Kuo Yun Shen yang berakhir seri. Selain ahli Baguazhang, Beliau juga ahli dalam ilmu Bafanshan, Hongquan, Xingmengquan, Jinggangquan, Erlangquan dan Lohanquan.

12. Yip Man (Ip Man)
Yip Man (Ip Man) merupakan salah satu ahli Kungfu Wing Chun ternama dan terkenal sebagai Pesilat yang tak terkalahkan namun sangat "low profile". Beliau merupakan murid langsung dari Chan Wah Sun, Ng Chung Sok & Leung Bik (anak dari Leung Jan). Selama di Foshan, Tiongkok, Beliau mempunyai beberapa murid yang terkenal antara lain : Lok Yiu, Chow Kwong Yue,Kwok Fu, Lun Kai,Chan Chi Sun dan Lui Ying. Pada saat di Hongkong, sejumlah murid Beliau yang terkenal adalah Leung Sheung, Lok Yiu, Chu Song Tin, Wong Shun Leung, Lo Man Kam dan Li Siau Lung (Bruce Lee).

13. Bruce Lee (Lee Jun Fan/Lee Siau Lung)
Praktisi Wing Chun dan Pendiri Jeet Kune Do (Intercepting Fist). Beliau adalah aktor sekaligus seniman bela diri yang berangkat dari hobi perkelahian jalanan bahkan dengan anggota2 geng mafia. Pada masa hidupnya, Beliau terkenal dengan sejumlah pertarungan nyata dengan berbagai praktisi bela diri baik pada masa syuting film maupun hari-hari yang telah ditentukan. Berikut adalah daftar sejumlah pertarungan Bruce Lee yang tercatat : a) Pada tahun 1958, Bruce Lee mengalahkan Juara Boxer Inggris 3x, Gary Elms di ronde ketiga dengan KO dalam kejuaran Hongkong Inter School Amateur Boxing Championship b) Sebelum berhadapan dengan Gary Elms, Bruce Lee mengalahkan Shen Yuen, Lieh Lo dan Yang Huang semuanya di ronde pertama dengan KO c) Bruce Lee mengalahkan Pu Chung, Ahli Kungfu Choy Li Fut dengan KO di ronde pertama dalam pertarungan Full Contact Body.

Sponsor pertarungan tersebut adalah Wong Sheung Leung d) Selama tahun 1959-1960, Bruce Lee terlibat banyak pertarungan di jalanan dan rata-rata korbannya KO atau cacat, sehingga pihak Kepolisian menjadi sibuk akibat hobi Beliau e) Pada tahun 1962, Bruce Lee mengalahkan Uechi juara Karate Sabuk Hitam dengan KO 11 detik di Seattle. Taki Kimura justru menghitung KO tersebut dalam waktu 10 detik! f) Pada saat syting film The Big Boss di Thailand, Bruce menjawab tantangan dari para Muai Thay dengan meng-KO wakil mereka hanya dalam hitungan detik g) Pada saat syuting film Enter The Dragon, Bruce juga menjawab tantangan seorang Karateka Ban Hitam dengan meng-KOnya dalam hitungan detik h) Dalam beberapa kesempatan, Bruce menjawab tantangan dari berbagai ahli bela diri baik dengan menggunakan tangan kosong maupun senjata, namun semua lawannya rata-rata mengalami nasib KO atau tidak dapat melanjutkan pertarungan. Pada umumnya pertarungan tersebut disaksikan banyak orang atau ahli-ahli bela diri lainnya i) Pertarungan yang terlama dan cukup menguras energi Bruce Lee adalah pada saat Beliau berhadapan dengan Wong Jack Man, ahli Xing Yi, Kungfu Shaolin Selatan dan Tai Chi. Konon Wong Jack Man adalah petarung Kungfu dari Chin Woo School.

Pertarungan selesai dalam waktu 20-25 menit dengan kemenangan Bruce Lee. Di lain kesempatan, Wong Jack Man mengajukan tantangan kembali namun Bruce Lee tidak pernah menanggapi. Belajar dari pertarungan tersebut, Bruce mengintegrasikan seluruh kemampuan dan ilmu bela dirinya dan akhirnya menciptakan aliran bela diri baru, yakni : Jeet Kune Do.
Back To Top