Selain Supermoon, Banjir Rob di Medan juga Disebabkan Curah Hujan Tinggi

Gaya gravitasi bulan yang lebih besar ketika supermoon menyebabkan pasang air laut lebih tinggi. Di Medan, banjir rob yang terjadi karena pasang air laut lebih besar volumenya karena curah hujan yang juga tinggi.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Belawan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I, Surya menyatakan, pasang air laut besar yang terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat jelas dipengaruhi gaya gravitasi bulan saat supermoon.

 

"Posisi bulan yang begitu dekat dengan bumi secara otomatis dengan mempengaruhi pasang air laut, tetapi di Medan air pasang itu semakin besar karena ada hujan deras," tukas Surya kepada wartawan di Belawan, Medan, Selasa (8/5/2012).

Disebutkan Surya, debit air hujan dalam jumlah yang besar dari pusat kota Medan, mengalir menuju laut di Belawan. Tetapi air hujan itu tidak sampai ke pantai. Di kawasan muara sudah bertemu dengan air pasang yang juga lebih besar karena fenomena supermoon, dalam perjalanan menuju daratan.

"Air pasang yang bergerak ke darat, tertahan aliran air yang bersumber dari hujan deras. Kondisi ini yang membuat menyebabkan banjir rob yang dirasakan lebih besar oleh warga di sekitar Belawan," kata Surya.

Efek supermoon dirasakan warga yang bermukim di kawasan pinggir laut di Kecamatan Medan Belawan, Medan. Ribuan rumah di enam kelurahan yang ada di kecamatan ini terendam banjir rob.

Banjir rob yang terjadi mulai Jumat (4/5/2012) memasuki puncaknya pada Minggu (6/5/2012), ketinggian air mencapai sedada orang di jalan utama Kelurahan Bagan Deli dewasa, padahal jika banjir rob biasa, ketinggian air di aspal hanya semata kaki.

Labels: Fakta

Thanks for reading Selain Supermoon, Banjir Rob di Medan juga Disebabkan Curah Hujan Tinggi. Please share...!

0 Comment for "Selain Supermoon, Banjir Rob di Medan juga Disebabkan Curah Hujan Tinggi"

Back To Top