Pekerjaan Paling Membuat Stres di USA



Harris Interactive for Everest College menyatakan hampir 73% pekerja di Amerika Serikat (AS) mengalami stress gara-gara pekerjaannya.

Memang, tidak semua pekerjaan memiliki tingkat stres yang sama. Apa yang membuat pekerjaan tersebut memberikan tekanan yang sangat besar bagi para pekerjanya?

Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

CareerCast menggunakan 11 kriteria, termasuk bahaya fisik, risiko dan tanggung jawab di mata publik, serta sulitnya mendapatkan pekerjaan itu menambah tingkat kestresan seseorang dalam bekerja.

"Ada berbagai jenis tekanan dari yang bersifat bahaya fisik maupun deadline, persaingan, dan tanggapan publik," ujar Tony Lee, penerbit CareerCast.com.

Meskipun demikian, di balik tingkat stress ini ada orang-orang yang begitu mencintai pekerjaan ini.

"Ada yang memang ingin memacu adrenalin. Seperti pemadam kebakaran, beberapa dari mereka menikmati berjalan di lorong gedung yang terbakar untuk menyelamatkan seseorang," ujar Lee.

Jadi, apa pekerjaan yang membuat paling stress di tahun 2013 ini? Berikut 10 pekerjaan tersebut.

10. Polisi
Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

Gaji rata-rata: US$ 55.010 atau Rp 522,5 juta per tahun

Berada dalam kehidupan yang penuh bahaya dan bertanggung jawab atas kehidupan orang lain adalah dua hal yang membuat pekerjaan polisi masuk dalam pekerjaan penuh tantangan.

"Melihat baku tembak dan berada pada posisi yang mengancam jiwa, inilah yang menjadi tekanan dalam pekerjaan ini," ujar Lee.

Selain itu, lanjut Lee, menunggu panggilan secara tiba-tiba juga menjadi tekanan dalam pekerjaan ini dibandingkan pekerjaan lain.

9. Sopir Taksi
Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

Gaji rata-rata: US$ 22.440 atau Rp 212,8 juta per tahun

Sopir taksi masuk dalam kategori pekerjaan paling penuh tekanan karena risikonya yang tinggi terhadap tindak kejahatan.

"Tingkat kematian sopir taksi tertinggi dibandingkan pekerjaan lain selain anggota militer. Ketika mengangkut sesorang, sopir taksi tidak akan tahu apakah dia akan menjadi sasaran dari kejahatan," jelas Lee.

Selain itu, tambah Lee, suatu kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sebagai sopir taksi di tengah kondisi perekonomian yang sulit.

8. Reporter Surat Kabar
Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

Gaji rata-rata: US$ 36.000 atau Rp 342 juta per tahun

Banyak orang berpikir pekerjaan menjadi reporter merupakan pekerjaan yang keren dan hebat, tetapi pada kenyataannya menjadi reporter mendapatkan tekanan yang cukup tinggi.

Selain masalah deadline, para reporter juga ditekan dengan persaingan antar kompetitor.

"Apalagi industri ini telah mengalami perubahan yang cukup dramatis di mana terjadi tingginya tingkat PHK dan pemotongan gaji saat ini," jelas Lee.

Pada suatu surat kabar, jika terjadi penghematan melalui pengurangan pekerja, maka setidaknya dibutuhkan waktu 6-8 minggu untuk menentukan siapa yang bertahan dan harus pergi.

"Hal ini sangat membuat stress. Kau terus dipanggil untuk membuktikan bahwa Anda layak mendapatkan pekerjaan ini," jelasnya.

7. Wartawan Foto
Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

Gaji rata-rata: US$ 29.130 atau Rp 276,5 juta per tahun

Dari sisi apapun Anda melihat, pekerjaan sebagai wartawan foto ini merupakan pekerjaan yang sangat memiliki tekanan besar. Mereka dihantui bahaya baik itu dalam perang, gempa bumi, atau badai untuk mendapatkan gambar yang terbaik.

Belum lagi sebagai paparazzi yang selalu melakukan pengintaian untuk menghasilkan foto yang hebat. Tekanan tidak saja datang dari bahaya fisik, tetapi risiko dimarahi para selebritas pun menjadi tekanan tersendiri pekerjaan ini.

6. Direksi Perusahaan
Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

Gaji rata-rata: US$ 101.250 atau Rp 962,4 juta per tahun

Banyak orang berpikir pekerjaan sebagai CEO atau eksekutif perusahaan merupakan pekerjaan yang paling menyenangkan. Bisa berpergian dengan pesawat pribadi.

Meski bukan anggota militer, mereka memiliki tanggung jawab besar bagi keberlangsungan perusahaan. Banyak karyawan yang menggantungkan nasibnya terhadap segala keputusan para pemimpin perusahaan ini.

"Jika itu perusahaan publik maka mereka bertanggung jawab pada pemegang saham, jika itu perusahaan swasta maka bertanggung jawab pada tenaga kerja, pendapatan dan biaya di tangan mereka," jelas Lee.

Dalam kondisi ekonomi yang sulit ini, sangat sedikit toleransi atas keputusan para CEO. Begitu mereka membuat kebijakan yang salah, maka perusahaan langsung memecatnya.

5. Eksekutif Public Relations
Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

Gaji rata-rata: US$ 57.550 atau Rp 547,2 juta per tahun

Banyak orang berpikir pekerjaan sebagai PR tidak memiliki tekanan, padahal pada kenyataannya sungguh menegangkan.

"Tugas mereka harus terlihat benar di mata publik, berusaha untuk mengelola kesadaran terhadap merek berbagai produk dan jasa, baik itu perusahaan besar maupun kecil," jelas Lee.

Dalam semenit terjadi sesuatu yang buruk pada perusahaan maka itu menjadi masalah para PR.

Selain itu, pekerjaan ini bisa dikatakan pekerjaan tanpa pamrih. Begitu, para PR bisa memasukkan merk klien di halaman depan New York Time, klien langsung meminta untuk dimasukkan ke The Wall Street Journal dan tentunya para wartawan tidak akan memberikan ucapan terima kasih atas jasa para PR ini, bahkan para wartawan terkadang menunjukkan sikap menolak begitu ditelepon para PR.

4. Pilot Penerbangan Komersil
Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

Gaji rata-rata: US$ 92.060 atau Rp 875 juta per tahun

Banyak anak-anak menilai pekerjaan sebagai pilot merupakan pekerjaan yang keren dan juga menegangkan.

Pertama, para pilot akan menghadapi cuaca buruk yang mengakibatkan penundaan penerbangan sehingga para calon penumpang pun marah. Selain itu, para pilot akan selalu meninggalkan rumah. Namun, bagaimanapun para pilot memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan penumpang. Ditambah, dengan minimnya peluang pada pekerjaan ini.

Kita sering mengeluh pada penerbangan, tetapi kapan terakhir kali kita mengucapkan terima kasih kepada pilot atas keselamatan kita sepanjang perjalanan?

3. Pemadam Kebakaran
Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

Gaji rata-rata: US$ 42.250 atau Rp 402 juta per tahun

Tidak ada pilihan bagi para pemadam kebakaran ini untuk berlari menyusuri gedung yang terbakar meski pada tengah malam ataupun saat Natal. Tentunya, semburan api ini memberikan tekanan bagi pekerjaan ini.

"Jika anda pemadam kebakaran, maka harus bertindak cepat, dan ini meningkatkan tekanan dalam pekerjaan ini," ujar Lee.

2. Jenderal Militer
Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

Gaji rata-rata: US$ 196.300 atau Rp 1,9 miliar per tahun

Baik perempuan maupun laki-laki, setiap jenderal militer memiliki tekanan yang besar karena kehidupan para tentaranya ada di tangan mereka.

"Mengirim pasukan ke pertempuran dan harus berjuang untuk hidup, hal tersebut sulit diukur," tegas Lee.

1. Personel Militer
Pekerjaan Paling Membuat Stress di USA

Gaji rata-rata: US$ 45.528 atau Rp 432,3 juta per tahun

"Personel militer merupakan pekerjaan nomor satu yang memiliki tekanan paling besar karena mereka yang berada pada garis depan dalam pertempuran maupun bencana," ujar Lee.

Ada risiko fisik ditambah harus berhari-hari jauh dari rumah.

"Para personel militer ini memiliki tanggung jawab tinggi yang menjadi tekanan dalam pekerjaannya," tandas Lee.

0 comments:

Post a Comment