Segarkan Pikiran dengan Informasi dan Rekor Unik

8 Geng Motor Paling Galak di Amerika Serikat

Baku tembak antar-geng motor di Waco, Texas menewaskan sembilan orang anggotanya dan 18 orang dilarikan ke rumah sakit. Peristiwa ini bukan pertama kalinya terjadi di Amerika Serikat (AS). Geng motor di sana memang lekat dengan tindak kekerasan dan kriminalitas.


Geng motor pelanggar hukum biasanya menyebut diri mereka sebagai “one percenter” (kelompok satu persen) sebagai bentuk penolakan terhadap pernyataan dari Asosiasi Sepeda Motor Amerika (AMA) bahwa 99 persen pengendara motor adalah orang-orang taat hukum.

Ada ratusan geng bermotor di AS, namun Departemen Kehakiman AS memasukkan delapan di antaranya sebagai ancaman serius bagi keamanan. Mereka menyebut geng motor di AS sebagai Outlaw Motorcycle Gangs (OMG).

OMG adalah organisasi yang anggotanya menggunakan klub motor mereka sebagai jalur untuk melakukan kegiatan dan bisnis kriminal. Kegiatan melanggar hukum tersebut termasuk penggunaan kekerasan, penyelundupan obat-obatan terlarang, hingga penyelundupan senjata.

Berikut delapan OMG paling berbahaya di AS yang berhasil dihimpun Okezone, Selasa (19/5/2015) berdasarkan data Departemen Kehakiman AS :

1. Bandidos
Geng motor Bandidos adalah salah satu pihak yang terlibat dalam bentrokan di Waco. Geng motor ini didirikan di Texas pada 1966 oleh seorang veteran Perang Vietnam.

Diperkirakan Bandidos memiliki 2.000 hingga 2.500 anggota di AS dan 13 negara lainnya termasuk Indonesia. Bandidos adalah salah satu dari dua geng motor terbesar di AS dengan 900 anggota di 93 cabang.

Bandidos terlibat dalam produksi, transportasi dan distribusi narkotika jenis metamphetamine, serta melakukan pengiriman untuk obat-obatan jenis kokain dan ganja.

2. Black Piston
Black Piston bisa dikatakan masih berumur sangat muda. Geng motor ini didirikan pada 2002. Black Piston merupakan bagian dari geng motor Outlaws yang telah lebih dahulu berdiri. Berkat bantuan Outlaws, dalam waktu singkat geng motor ini berkembang dengan cepat di As, Kanada, dan Eropa.

Black Piston diketahui memiliki 70 cabang di 20 negara bagian dengan 200 orang anggota. Serta cabang-cabang di luar negeri yang jumlahnya tidak diketahui. Meski telah menjadi geng motor yang cukup besar, Black Piston masih terikat pada Outlaws.

Mereka menjadi sumber perekrutan bagi anggota Outlaws, serta menjalankan pekerjaan kotor untuk berurusan dengan lawan-lawan dari Outlaws. Mereka juga terlibat dalam pengiriman narkotika, pemerasan, penyerangan, intimidasi, dan pencurian.

3. Outlaws
Outlaws didirikan pada 1936 di Cook County, AS, merupakan salah satu geng motor terbesar di AS dengan sekira 1.700 orang anggota di 176 cabang di AS dan di luar negeri. Departemen Kehakiman AS memperkirakan Outlaws memiliki 86 cabang di 20 negara bagian dengan 700 orang anggota.

Geng motor ini adalah salah satu dari empat besar geng motor di AS dan menguasai wilayah Great Lake. Kegiatan kriminal yang dilakukan para anggota Outlaws antara lain produksi, distribusi, pengiriman, methampetamine, serta pengiriman dan distribusi ganja dan kokain.

Mereka juga terlibat dalam berbagai tindakan kriminal lain seperti penyerangan, pembakaran, peledakan, pembunuhan, penculikan, perampokan, dan berbagai tindak kekerasan.

4. MongolsMongol adalah geng motor berbahaya yang menguasai wilayah Pasifik dan Barat Daya AS. Dibentuk pada 1960 di Los Angeles, Mongols diperkirakan memiliki 70 cabang di AS dengan lebih dari 800 anggota yang sebagian besar berasal dari California.

Biro pengawas Alkohol, Tembakau, dan Senjata Api AS (ATF) menyebut Mongols sebagai OMG paling berbahaya. Sebagian besar anggotanya merupakan orang-orang hispanik mantan anggota geng jalanan yang memiliki catatan kriminal.

Mongols terlibat dalam perdagangan narkotika seperti metamphetamin, kokain, dan ganja, serta penggunaan kekerasan, perampokan, dan pembunuhan.

5. Hells Angels
Hells Angels adalah OMG berkekuatan 2.000 sampai 2.500 anggota yang tersebar di 230 cabang di seluruh dunia. Departemen Kehakiman AS memperkirakan Hells Angels memiliki 800 anggota di 92 cabang di 27 negara bagian AS.

Hells Angels didirikan pada 1947, dan merupakan salah satu geng motor tertua dan terbesar di AS dan di seluruh dunia. Mereka berseteru dengan Bandidos, Mongols, dan Outlaws, dalam perebutan wilayah dan anggota.

Seperti halnya geng motor lainnya, mereka juga terlibat dalam perdagangan obat-obatan jenis methampetamine, kokain, ganja, dan ekstasi. Mereka juga tidak segan menggunakan kekerasan, pembakaran, pembunuhan, perampokan, dan berbagai tindak kekerasan lainnya.

6. Pagan’s
Pagan’s adalah salah satu dari empat besar geng motor di AS meskipun jumlah anggotanya kalah jauh dibandingkan tiga kelompok lainnya. Diperkirakan anggota Pagan’s hanya berjumlah sekira 200 sampai 250 orang di 41 cabang di seluruh AS.

Meskipun tidak mempunyai banyak anggota, Pagan’s dinilai berbahaya karena memiliki hubungan dengan organisasi kriminal seperti mafia Italia dan geng Aryan Brotherhood.

Geng motor yang didirikan pada 1959 di Maryland, AS ini terlibat dalam perdagangan narkotika, pembakaran, pembunuhan, pengeboman, dan perdagangan senjata.

7. Sons of Silence
Sons of Silence (SoS) adalah geng motor yang berbasis di Colorado, AS dan diduga memiliki 30 cabang di AS serta lima cabang di Jerman. Diperkirakan SoS memiliki 275 anggota di seluruh AS.

Didirikan di Liwot, Colorado, pada 1960, SoS adalah salah satu geng yang bersekutu dengan Hells Angels yang membuat mereka memiliki banyak musuh. Mereka menutupi kecilnya anggota mereka dengan senjata api, seperti senapan mesin, granat, dan bom pipa dengan jumlah yang dilaporkan bisa membentuk sebuah pasukan kecil.

Mereka terlibat dalam berbagai tindak kriminal seperti prostitusi, pencurian, pencucian uang, penyelundupan senjata, dan peredaran narkotika.

8. Vagos
Vagos adalah geng motor yang berbasis di wilayah Pantai Barat AS. Diperkirakan mereka memiliki 300 orang anggota yang tersebar di 24 cabang. Geng ini diketahui juga beroperasi di wilayah Hawaii dan perbatasan AS-Meksiko.

Didirikan pada 1960, Vagos dilaporkan terlibat dalam perdagangan narkotika, pembunuhan, pemerasan, pencucian uang, pencurian kendaraan, dan intimidasi.

Mobil Bekas Paling Banyak Dicari di Google



Honda City rupanya menjadi mobil bekas yang paling banyak dicari lewat mesin Google. Hal itu terungkap lewat sebuah survei yang dilakukan Google bersama Mahindra First Choice Wheels.

Seperti dilansir Ndtv, mobil sedan Honda City menjadi mobil bekas yang paling banyak diincar para pengguna internet, paling tidak bagi mereka yang menggunakan mesin pencari Google.

Dalam survei itu diketahui bahwa mobil bekas dengan tipe SUV atau Sport Utility Vehicle menjadi yang paling banyak dicari, 45 persen. Sedangkan mobil kategori sedang dan mewah justru minim peminat.

"Mobil kategori ukuran sedang dan mobil mewah hanya mencapai 9 persen dari keseluruhan (pencarian Google)," kata Dr Nagendra Palle, CEO Mahindra First Choice Wheels.

Menurut Tutu Dhawan dari Auto, banyaknya pengguna Google yang mencari mobil bekas Honda City dikarenakan mobil ini terbilang sangat bersih untuk masalah atau recall.

"Sejarah brand (Honda) yang bebas masalah. Harga jual kembali juga sangat bagus, mesin sederhana tidak serumit mobil-mobil Jerman. Dan perawatan tentu lebih murah," kata Dhawan.

Sebagai catatan, Honda City pertama kali diproduksi pabrikan mobil asal Jepang itu pada 1981. Mobil ini masuk pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia pada 1996 yang saat itu merupakan generasi ketiga.

5 Motor Matic Terbaru Paling Diminati di Awal 2015


Meski pangsa pasar roda dua di Tanah Air terpantau menurun di awal 2015, namun hal tersebut tak menurunkan minat para ATPM untuk merilis jajaran motor baru.

Tercatat dari Januari hingga awal Maret ini sudah ada sekitar lima motor matic baru yang dirilis oleh tiga ATPM besar di indonesia seperti Honda, Suzuki, dan Yamaha.

Penasaran lima motor matic terbaru paling diminati di awal tahun ini? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Honda Vario 150
Honda Vario 150

Astra Honda Motor selaku distributor motor Honda Indonesia menyambut tahun baru 2015 dengan meluncurkan varian terbaru dari motor matic terlaris keduanya, Honda Vario.

Varian terbaru bertajuk Honda Vario 150 ini hadir dengan mengusung mesin 150cc dengan teknologi ESP dan juga dilengkapi fitur Idling Stop System (ISS). Diklaim menjadi matic commuter yang handal untuk digunakan sehari-hari, Honda Vario yang sudah menganut sistem pembakaran injeksi ini memiliki maksimum daya 9,3 kW @8500 rpm dengan torsi puncak 12,8 Nm @ 5000 rpm.

Meski memiliki top speed dan akselerasi handal, namun pihak AHM menyebut jika Honda Vario 150 ini tetap irit bahan bakar. Diklaim motor matic terbaru ini memiliki konsumsi BBM sebesar 52,9 km/liter.

Untuk harganya sendiri, Honda Vario 150 ini dibanderol dengan harga Rp 21.020.000 OTR Jakarta.

2. Yamaha Nmax 150


Yamaha sebagai pabrikan Jepang besar lainnya di Indonesia juga tak mau kalah dengan ikut terjun ke pasar matic 150cc.

Namun langkah berbeda diambil Yamaha dengan merilis matic 150cc bertajuk Yamaha Nmax 150 ke pasar matic premium. Meski hadir di segmen premium dengan menaburkan fitur mewah seperti sistem pengereman ABS dan mesin berteknologi VVA, namun Yamaha Nmax ini dibanderol cukup murah di rentang harga Rp 27,4 jutaan OTR Jakarta.

Untuk performanya, Yamaha Nmax 150 buatan lokal ini dibekali mesin berkapasitas 155cc yang mampu menghasilkan tenaga puncak 11,1kW @8000 rpm dengan torsi maksimum 14,4Nm @6000 rpm.

3. Suzuki Address


Selain Honda dan Yamaha, Suzuki juga merilis matic terbarunya yaitu Suzuki Address yang terbukti cukup diminati di pasaran. Meski dirilis di akhir 2014 lalu, namun pihak Suzuki baru gencar mempromosikan matic terbarunya ini di awal 2015 ini.

Menjadi produk buatan lokal yang juga diimpor ke Eropa dan Australia, Suzuki mengklaim jika matic terbarunya ini sudah memiliki standar teknologi dan keramahan lingkungan kelas dunia.

Untuk spesifikasinya sendiri, Suzuki Address ini telah mengusung mesin 113 cc satu silinder SOHC berpendingin udara yang memiliki kompresi 9,4:1. Mesin ini diklaim irit dengan bisa menempuh jarak 53 km dengan hanya menghabiskan satu liter bahan bakar.

Berbicara mengenai harga, Suzuki Address 110 ini telah beredar di pasaran dengan dibanderol Rp 13,89 juta OTR Jakarta.

4. Honda Beat Pop


Menyusul kehadiran Suzuki Address di segmen commuter kelas menengah di Indonesia, Honda juga menghadirkan sosok terbaru dari matic terlaris mereka di 2014 bertajuk Honda Beat Pop.

Hadir dengan desain baru yang lebih elegan, Honda Beat Pop ini dirilis guna menyasar ke pengguna remaja. Hadir dengan ergonomi khas matic commuter dengan dek rata, jok Honda Beat Pop ini dibuat lebih empuk dengan desain jok depan yang lebih ramping.

Selain itu, mesin 110cc dengan teknologi ESP yang diusungnya mampu menghasilkan tenaga 8,68PS @7500 rpm dengan torsi puncak 9,01Nm @6500 rpm. Mesin ini pun diklaim sudah sangat mumpuni untuk digunakan berkendara sehari-hari.

Honda Beat Pop ini sudah beredar di pasaran dengan harga Rp 13,8 jutaan untuk varian Honda Beat Pop ESP dan Rp 14,6 jutaan untuk varian Beat Pop ESP ISS.

5. Yamaha Mio M3


Yamaha yang sempat kembang kempis di pasar matic karena tergerus kuatnya penjualan Honda Beat akhirnya bangkit dengan melahirkan matic commuter kelas menengah bertajuk Yamaha Mio M3.

Tak tanggung-tanggung, Yamaha Mio M3 yang jadi generasi ketiga setelah Mio karbu dan Mio YM-JetFi ini hadir dengan desain yang berubah drastis dan mengusung mesin 125cc berteknologi Blue Core.

Mesin Blue Core Mio M3 ini diklaim bisa menghasilkan daya maksimum mencapai 7,0 Kw @8000 rpm dan torsi puncak menyentuh angka 9,6 Nm @5500 rpm.

Selain itu, pihak YIMM juga menyematkan fitur indikator eco-riding di matic terbarunya ini. Dengan teknologi mesin baru dan indikator eco riding, Mio M3 ini diklaim bisa lebih irit dipakai harian.

Untuk harganya sendiri, Yamaha Mio M3 sudah beredar di pasaran dengan harga Rp 13,98.

Mobil yang Paling Banyak Ditarik Leasing


Bicara soal kredit mobil, ada hal lain yang tidak bisa dilepaskan dari momoknya, yakni penarikan mobil-mobil kredit oleh lembaga pembiayaan (leasing) karena gagal mencicil. Lantas, mobil apa saja yang selalu menjadi langganan atau paling sering ditarik leasing dari konsumen?

Jodjana Jody, Chief Executive Officer PT Astra Sedaya Finance (Astra Credit Companies/ACC) mencoba berbagi fakta tersebut dengan KompasOtomotif di Jakarta, belum lama ini.

"Indikator paling mudah bagi mobil yang paling banyak ditarik dari konsumen, selaras dengan model dengan penjualan terlaris di pasar," jelas Jody.

Sepanjang 2014, jelas Jody, ACC mengaku sudah menarik sekitar 12.000 unit mobil yang gagal mencicil dari konsumen. Dari jumlah itu, ternyata dibedakan dari pembiayaan mobil baru dan bekas. Selain itu, juga dipecah lagi berdasarkan masing-masing merek yang ditarik.

"Kalau Toyota Avanza dan Kijang Innova dijumlah, hasilnya lebih dari setengah total tarikan yang dilakukan. Avanza itu tercatat 40 persen, sementara Innova sekitar 11 persen, jadi dua model itu mendominasi," beber Jody.

Tarikan merek lain yang juga besar, lanjut Jody, diperlihatkan oleh Daihatsu dengan model Gran Max pikap. "Gran Max itu kira-kira 44 persen, model lain seperti Xenia sekitar 38 persen, sisanya model lainnya," tukas Jody.
Back To Top